Dugaan Peneriman Suap Bupati Labuhan Batu Meningkat Sebesar Rp. 40 Miliar

0
133
Loading...

BuktiPers.com – Jakarta (DKI)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan bahwa dugaan suap yang diterima Bupati Labuhan Batu, Pangonal Harahap meningkat dari Rp. 576 juta menjadi 40 Miliar.

“Jadi setelah kita melakukan idemtifikasi adanya penerimaa lainnya oleh Pangonal dari sejunlah proyek si Labuhan Batu sehingga dugaan suap yang diterima Pangonal mengalami peningkatan yang cukup drastis” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada sejumlah awak media, Kamis (13/9/2018).

Lebih lanjut Febry Ardiansyah menambahkan saat ini KPK tengah melakukan identifikasi dugaan penerimaan terkait proyek di Labuhan Batu dengan jumlah sekitar Rp. 40 Miliar.

Seperti diberitakan sebelumnya KPK menetapkan Pangonal sebagai tersangka dengan bukti awal adanya transfer uang sebanyak Rp 576 juta dari kontraktor, Effendy Sahputra. Uang itu diduga bagian dari Rp 3 miliar yang menjadi jatah bupati dalam proyek pembangunan RSUD Rantau Prapat Kabupaten Labuhanbatu.

Febri menuturkan dalam proses penyidikan ditemukan adanya dugaan bahwa Pangonal menerima suap dalam proyek lain di Labuhanbatu. Menurut Febri, dugaan penerimaan sebanyak Rp 40 miliar masih sementara.

“Penyidik masih terus mendalami dugaan penerimaan lainnya,” kata dia.

Selain itu, menurut Febri, KPK juga tengah memetakan aset Bupati Labuhanbatu Pangonal yang diduga berasal dari fee proyek tersebut. Pemetaan dilakukan untuk kepentingan pemulihan aset.

“Jika ada pihak yang ditawarkan aset terkait kasus ini agar berhati-hati,” ujarnya (BP-02/TN)

Loading...