Aneh, BKD Belum Terima Laporan PNS Tersangka dan Terpidana Korupsi

0
292
Exif_JPEG_420
Exif_JPEG_420
Loading...

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Hingga kini, pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemko Tebing Tiingi mengaku belum menerima laporan oknum PNS kota itu yang tersandung kasus korupsi, ada masih tersangka dan terpidana.

Adapun oknum PNS yang dimaksud, Edi Saputra, Rudianto yang ditetapkan sebagai terdakwa dan Darwin Lubis berstatus tersangka.

Sehingga sampai saat ini, belum jelas status para oknum PNS tersebut, apakah sudah diberhentikan tidak hormat berdasarkan UU No 5 tahun 2014, tentang ASN dan UU No 31 tahun 1999 sebagaimana UU No 20 tahun 2001 tentang Tipikor.

Kepala BKD Pemko Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik saat disambangi, Senin (24/07/2017) di ruang kerjanya, Jl. G Leuser, mengaku belum ada laporan resmi dari Kepala SKPD terkait perihal oknum PNS, Edi Saputra yang sudah menjalani eksekusi 5,6 tahun, di Rutan Tanjung Gusta Medan. Edi Saputra diketahui menjabat wakil direktur RSU dr Kumpulan Pane Tebing Tinggi. Begitu juga Darwin, tersangka kasus Oxygen Central RSU Kumpulan Pane.

Sementara Rudianto, Kabid PU yang juga terdakwa korupsi mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui dari awak media seraya berjanji akan segera memproses begitu menerima laporan.

“Saya baru tahu dari kru media, jadi jika ada laporan, kita siap proses,” ujarnya.

Sebagaimana yang telah diketahui, bahwa kasus yang menjerat Edi Saputra dan Rudianto adalah proyek Alkes RSU Kumpulan Pane tahun 2012. Dimana Negara dirugikan Rp1,8 Milyar. Kedua orang tersebut telah divonis inkrah pada 14 Desember 2016 dan sudah menjalani eksekusi di Rutan Tanjung Gusta Medan.

Menyusul oknum KTU, PNS RSU Kumpulan Pane, Darwin Lubis pada 17 Juli 2017. Dia resmi ditahan di Lapas kls 2 B Tebing Tinggi untuk 20 hari ke depan. Sementara informasi yang beredar, tersangka Darwin Lubis sudah sekitar tiga bulan tidak aktif bekarja sebagai PNS. (Dav/Red)

Loading...