Bandar Sabu Mak Cum Dan Popo Diciduk Polres Tebing

0
654
20170810_101759
Loading...

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Bandar sabu, Sumiarti alias Mak Cum (63) wanita tua warga Jln. Pulau Seribu Lingk III, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, KotaTebing Tinggi ditangkap personil Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi dari kediamannya bersama temanya Muhammad Syahdan Saragih alias Popo (30) warga Jln. Pulau Samosir, lingk I, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Senin (7/8/2017) sekira jam 00.10 WIB.

Informasi yang didapat di Mapolres Tebing Tinggi, Kamis (10/8/2017) sekira jam 12.00 WIB melalui Kasubbag Humas AKP MT Sagala didampingi Kanit I Sat Narkoba Iptu W Silitonga, mengungkapkan kronologis penangkapan kedua tersangka.

Mak Cum ditangkap berawal dari keberhasilan personil melakukan penangkapan terhadap salah seorang kurir tersangka Popo.

“Sebelumnya kita mendapatkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa di Jln. Pulau Samosir , tepatnya di depan rumah salah seorang warga sering dijadikan lokasi tempat bertransaksi narkotika,” terang AKP MT Sagala.

Mendapat informasi, personil Sat Narkoba selanjutnya meluncur ke lokasi dan melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus Popo yang terlihat sedang berada dilokasi .

Dan saat dilakukan pengeledahan terhadap Popo, petugas berhasil menemukan satu buah dompet warna coklat yang di dalamnya terdapat 1 bungkus plastik transparan kecil yang berisikan sabu seberat 0,20 gram, 1 buah pipet plastik serta uang tunai sebesar Rp 150 ribu yang diduga hasil penjualan sabu. Tersangka dan barang bukti selanjutnya dibawa personil Sat Narkoba ke Polres Tebing Tinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat diperiksa petugas, Muhammad Syahdan Saragih alias Popo yang tinggal tidak jauh dari lokasi penangkapan tersebut mengakui jika barang bukti sabu tersebut didapat tersangka dari Mak Cum, hingga akhirnya personil Sat Narkoba kemudian mendatangi kediaman Sumiarti alias Mak Cum.

Saat itulah petugas segera mendatanggi rumah Mak Cum. Dan saat digrebek dan dilakukan pengeledahan, petugas berhasil menemukan barang bukti satu bungkus plastik transparan yang berisi sabu seberat 8 gram yang disembunyikan tersangka Mak Cum di dalam sebuah tas berwarna hitam. Selanjutnya Mak Cum pun segera dibawa beserta barang bukti ke Mapolres Tebing Tinggi guna untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, tegas Sagala.

Kepada wartawan Sumiarti alias Mak Cum yang juga pernah dihukum atas kasus yang sama beberapa tahun lalu mengaku jika sabu itu benar miliknya dan dibeli dari rekannya Memeng, warga Kampung Rao, Tebing Tinggi.

“Sabu itu memang punyaku dan ku beli dari Memeng, akunya. Biasanya dari 1 gram sabu, saya jadikan 10 paket kecil yang dijual dengan harga Rp 80 hingga Rp 100 ribu per paketnya,” ujar Mak Cum.

“Kini kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 undang-undang RI no. 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika,” tegas AKP MT Sagala. (Dav/Red)

Loading...