Bawa Keranda, GM Pekat-IB Dan Guru Honor Minta Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kisaran Di Copot

0
267
Loading...

BuktiPers.com – Asahan (Sumut)

Terkait tindakan arogan Kepala SMK Negeri 2 Kisaran, Zulfikar yang secara sepihak memberhentikan guru-guru honor mendapat kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya dari GM Pekat-IB Asahan yang merasa prihatin dengan nasib guru-guru dan siswa yang menimba ilmu di sekolah tersebut.

Kali ini GM Pekat-IB melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Asahan dengan tuntutan agar Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kisaran di copot dari jabatannya dan di periksa kasus dugaan korupsinya.

“Kami meminta kepedulian Bupati Asahan dan DPRD Asahan untuk mencopot Zulfikar dari jabatannya sebab semenjak di pimpin Zulfikar SMK Negeri 2 yang pernah menjadi kebanggan Asahan telah bobrok. Apalagi dengan adanya kebijakan-kebijakan yang dinilai arogan dan dzolim” ujar koordinator aksi Josua Cristian Tobing dalam orasinya, Kamis (2/8/2018).

Dalam aksi ini terlihat aksi dorong-dorongan antara pengunjuk rasa dengan anggota Satpol PP yang membuat pagar betis di depan kantor DPRD.

“Kami meminta anggota DPRD Asahan dapat mengapresiasi tuntutan kami. Kami kesini ingin mengadukan nasib dunia pendidikan, kenapa anggota DPRD tidak mau menemui kami. Ingat Pak, anda di pilih untuk mewakili warga Asahan. Bukan saat ada permasalahan seperti ini anda diam dan tidak mau menemui kami” teriak para demonstran.

Setelah hampir satu jam melakukan orasi akhirnya aksi yang digelar untuk memperjuangkan nasib guru honor dan para murid di SMK Negeri 2 Kisaran diterima langsung oleh Ketua DPRD Asahan, Benteng Panjaitan.

Dalam pertemuan tersebut Benteng Panjaitan dengan didampingi Baharuddin Harahap menyebutkan DPRD Asahan akan menyurati Dinas Pendidikan Sumut agar melakukan evaluasi terhadap Kepala SMK Negeri 2 dan akan melakukan sidak di sekolah tersebut.

“Aspirasi adik-adik kami sahuti. Dalam waktu dekat kami akan menyurati Dinas Pendidikan Provinsi agar melakukan evaluasi di SMK Negeri 2 Kisaran dan kami juga akan melakukan sidak di sekolah tersebut” ujar Benteng. (AP Sinaga/Darmaji)

Loading...