Belum Tetapkan Tersangka, Penebangan Pohon Mahoni Jln Medan Masih Penyelidikan

0
152

BuktiPers.Com – Simalungun (Sumut)

Pasca diamankannya barang bukti dan pelaku penebangan pohon mahoni di Jln Medan, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, pada Jumat (22/9) lalu, menjadi topik pembicaraan para pemerhati lingkungan di Siantar – Simalungun.

Tidak sedikit LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang angkat bicara di media mengingat sudah pernah terjadi tangkap lepas atas pelaku penebangan pohon mahoni beberapa waktu yang lalu. Bahkan untuk kasus kali ini, tidak sedikit yang optimis bahwasanya pelaku akan dibebaskan juga.

Sementara Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Damos Aritonang saat dikonfirmasi lewat sambungan WhatsApp (WA), Senin (25/9/2017) mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan sehingga belum dapat menetapkan tersangka.

Ketika ditanya kenapa pelaku tidak ditahan, Damos mengatakan bahwa dalam pemeriksaan belum terpenuhi unsur dalam penetapan tersangka. Ditambahkannya bahwa status kepemilikan atas pohon mahoni tersebut juga belum jelas.

“Kita masih tahap pemeriksaan, sehingga belum bisa tetapkan tersangka,” ujar Damos via WA.

Dikatakan Damos, bahwa pihaknya sudah konfirmasi ke pihak PU Bina Marga Propinsi Sumatera Utara, dan mereka tidak keberatan.

“Kita sudah konfirmasi ke PU Provsu, mereka tidak keberatan. Dan kita berharap mereka membuat pengaduan kepada kita,” ujarnya.

Mengingat penebangan kayu mahoni dipinggir jalan nasional maupun jalan provinsi seharusnya memiliki prosedur, sehingga jika ditemukan penebangan yang ilegal maka Polisi seharusnya tidak perlu menunggu ada pengaduan karena hal tersebut bukan termasuk delik aduan.

Anehnya, kenapa dikonfirmasi ke PU Provsu, padahal status Jalan Medan itu merupakan Jalan Negara atau Jalan Nasional sehingga yang berewenang adalah Balai Jalan dan Jembatan Nasional. (01/Red)