Berusaha Melawan Petugas, Seorang Kuli Bangunan Roboh Diterjang Timah Panas

0
471
2017-12-24_07.52.29
Loading...

BuktiPers.Com – Padangsidimpuan (Sumut)

Amandi Siregar (25), warga Kelurahan Losung Batu, Kecamatan Padangsidimpuan utara kota padang sidimpuan (sumut) terpaksa dihadiahi timah panas oleh petugas Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan pada Sabtu, (23/12/2017) sekira pukul 19.00 WIB.

Amandi merupakan anak bungsu dari 3 bersaudara yang sehari-harinya bekerja sebagai kuli bangunan ini terbukti telah menjadi pengedar narkotika jenis ganja.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh BuktiPers.Com dari Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP HIlman Wijaya melalui Kasat Narkoba AKP Charles Jhonson Panjaitan di ruang kerjanya, penangkapan tersangka Amandi berawal ketika personel dari Sat Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan melakukan penyelidikan terkait pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Pada saat melakukan pemeriksaan disekitar rumah tersangka Amandi, persis di belakang rumah tersangka. petugas memergoki tersangka sedang menimbang narkotika jenis ganja, seketika petugas langsung melakukan pengamanan terhadap tersangka dan mengamankan barang bukti ganja seberat 5 Kg lebih.

“Namun, saat akan diamankan tersangka melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas, memberikan tembakan terukur,” jelas Charles.

Sementara, keterangan yang diperoleh wartawan dari tersangka Amandi Siregar saat diperiksa di ruangan Sat Narkoba Polres Kota Padangsidimpuan menceritakan, dia (Amandi) memperoleh ganja tersebut dari daerah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan harga 1 juta per kilonya. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini, Amandi mengakui sudah dua kali melakukan praktek jual beli ganja dengan berat 5 Kg, rencananya ganja tersebut akan diedarkan di wilayah Kota Padangsidimpuan.

Terkait penangkapan ini, Sat Narkoba Polres Kota Padangsidimpuan sampai berita ini diturunkan masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Amandi, “Kita masih akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini, karena diduga ada keterlibatan pihak-pihak lain terkait peredaran narkotika jenis ganja ini,” tambah Kasat.

Akibat perbuatannya, karena telah melanggar undang-undang No 39 tahun 2009 Tentang Narkotika pasal 111 ayat 2 subsider pasal 114 ayat 2 tersangka Amandi diancam dengan hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati. Saat ini pelaku dan barang bukti sudah dijebloskan keruangan tahanan Satnarkoba Polres kota Padangsidimpuan untuk proses hukum lebih lanjut, pungkas Kasat. (Ucok Siregar/Red)

Loading...