Bupati Dan Wakil Bupati Simalungun Melaksanakan SKJ Bersama Masyarakat

0
272
tampak Bupati, wakil bupati, sekda melaksanakan senam bersama masyarakat
Loading...

BuktiPers.Com – Simalungun (Sumut)

Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM dan Wakil Bupati Simalungun Ir H Amran Sinaga MSi melaksanakan senam kesegaran jasmani (SKJ) bersama masyarakat di lapangan bolakaki Dobana Kota Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun Sumatera Utara, Jumat (20/10/2017).

Selain Bupati dan Wakil Bupati, para pimpinan SKPD dijajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun juga tampak hadir termasuk Sekda Drs Gidion Purba MSi, beberapa camat, TNI, Polri, PNS dan pelajar dalam pelaksanaan SKJ.

Terlihat dalam SKJ itu Bupati dan Wakil Bapati Simalungun berbaur dengan peserta senam, sehingga terlihat adanya kekompakan antara pimpinan dengan masyarakat dan juga TNI, Polri dengan peserta senam lainnya.

Bupati Simalungun didampingi Wakil Bupati, usai pelaksanaan senam, dihadapan wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik mengatakan bahwa pelaksanaan SKJ pemerintah bersama masyarakat serta TNI dan Polri bertujuan untuk menjalin silahturrahmi dan komunikasi agar tercipta kekompakan di tengah-tengah masyarakat.

“Kalau hal ini sudah terjalin dengan baik, tentu rasa nyaman dan suasana kondusif akan tercipta ditengah tengah masyarakat,” tutur Bupati.

Menurut Bupati, dengan suasana yang kondusif maka program pembangunan yang telah direncanakan tentu akan terlaksanakan dengan baik di Kabupaten Simalungun.

Menyinggung akan digelarnya pesta demokrasi dalam rangka pemilihan pangulu nagori (Pilpanag) secara serentak, Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan hak pilihnya dan tetap menjaga suasana yang kondusif di wilayahnya masing-masing.

“Mari kita jaga Kabupaten Simalungun agar tetap kondusif, sehingga menjadi contoh bagi daerah lain. Dan Siapapun yang menang itu adalah pilihan masyarakat nagori,” himbaunya.

Kepada para pengulu yang terpilih nantinya diharapkan cepat menyesuaikan diri dan merangkul yang kalah, karena tidak ada untungnya menjadi pangulu kalau masyarakatnya tidak solit. (01/Red)

Loading...