Cabuli Sepupu Umur 5 Tahun, Tono Meringkuk Di Sel

0
510
20171017_105030
Loading...

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Tak tahan lihat sepupu berumur 5 tahun sedang buang air kecil, Sartono Marbun (18) warga Dusun Barisan Sidikalang I, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalipah, Sergai, mencabuli sepupu sendiri, akhirnya ditangkap Polisi, Kamis (12/10) lalu sekira pukul 01.00 WIB di Desa Pranap, Pekan Baru (Riau).

Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi AKP MT. Sagala pada wartawan menuturkan kejadian dan penangkapan terhadap tersangka.

Kronologisnya, Kamis (24/8) sekira pukul 17.00 WIB, ibu kandung korban Rodoan Simbolon (32) mendapat laporan dari Resdi Marbun, bahwa putrinya Mawar (5), telah diperkosa oleh Tono Marbun.

Mendengar anaknya diperkosa, Rodoan Simbolon segera menjumpai putrinya dan segera memeriksa celana dalam Mawar. Saat diperiksa, ditemukanlah bercak darah. Kemudian Rodoan bertanya pada Mawar tentang apa yang terjadi.

“Kenapa kau nak,” tanyanya sedih.

Mawar pun lantas bercerita bahwa dirinya dibawa Tono ke sawit-sawit dengan kereta dan celananya dibuka, lalu Tono memasukan jarinya ke lubang kemaluan dan juga memasukan burungnya, sebut korban pada ibunya.

Mendengar anaknya telah diperkosa, selanjutnya Rodoan Simbolon membuat laporan pada Polisi, jelas Sagala.

Untuk menindak lanjuti laporan dari ibu korban, Polres Tebing Tinggi segera melakukan penyelidikan sekaligus mendatangi rumah pelaku, namun korban sudah keburu kabur.

Setelah dicari dan didapat informasi dari beberapa saksi yang menyatakan pelaku Tono lari ke Pranap, Riau, Polisi segera meluncur ke Riau. Akhirnya, Kamis (12/10/2017) sekira pukul 01.00 WIB, Polisi pun berhasil meringkus pelaku yang bersembunyi di rumah kakaknya dan selanjutnya membawa pelaku ke Mapolres Tebing Tinggi, guna untuk menjalani pemeriksaan, terang Sagala.

Dihadapan penyidik, pelaku mengakui ia memang ada melakukan pencabulan kepada korban. Menurutnya, saat itu ia mengajak Mawar ke ladang sawit milik orang tuanya dengan mengendarai kereta dengan cara membujuk korban akan dibelikan jajanan.

Tiba di ladang, mereka singgah di gubuk. Karena sesak kencing, Mawar pun langsung membuka celananya. Melihat Mawar sedang kencing, timbullah nafsu birahi pelaku dan selanjutnya ia langsung menarik dan menidurkan korban di dalam pondok, selanjutnya pelaku onani sambil mengobok-obok kemaluan Mawar dengan jarinya. Kemudian ia pun memasukan alat kelaminnya dengan cara mengosok-gosokkan di kemaluan Mawar, terang Sagala lagi.

Kini pelaku telah diamankan di Mapolres Tebing Tinggi dan pelaku diancam dengan pasal 81 ayat 2, subs 82 ayat 1 Perpu RI No.1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, terang Sagala. (Dav/Red)

Loading...