Curang Dalam Timbangan dan Takaran BBM, Ini Kata Kadis Koperindag Ketapang.

0
165
IMG-20180117-WA0066

Buktipers.com – Ketapang (Kalbar)

Kadis Koperindag Ketapang Tony Jaya mengatakan bahwa akan melakukan kegiatan penertiban timbangan yang berada di pasar tertipu ukur.

“Kalaupun masih ada juga pedagang yang curang ataupun dalam timbangan itu semata karanereka sebagian tidak mau di tera timbangannya.kata,”nya.pada Rabu pagi di ruangan kerja nya 16/1/2018.

Kalau pasar Rangga sentap sudah menjadi pasar tertip ukur ,jadi pada tahun dua 2017 sudah mendapat ,penghargaan dari kementrian perdagangan,perindustrian Indonesia .

Hal ini juga di sampaikan bahwa masalah sebenar kami sudah melakukan, tera dan di tera ulang namun sebagian pedagang ada yang menolak untuk di lakukan tera dan tera ulang ,timbangan dan baru sebagian 80 % sudah sah di tera sah.

Di tambahkan kepala UPT metrologi legal di Disprindakop kalau untuk timbangan yang di pergunakan untuk alat timbangan, pasaran terbagi menjadi beberapa bagian antara lain,di pasar tradisional,moderen seperti di supermaket, minimarket dan hypermat,pungkasnya.

Di jelaskan ya dalam hal itu harus di lakukan tera dan tera ulang di lakukan satahun sekali.

Itu di lakukan untuk kepentingan umum dan perlindungan kepada konsumen dan produsen.

Ditambahkan ramdaniah akan melakukan tindakan tegas bagi pedagang yang melakukan kecurangan dalam timbanganKepala perdagangan dan perindustrian Ketapang akan tindak tegas pedagang yang curang dalam timbangan. Dan takaran.ukuran.

Kepala Dinas koperasi dan perdagangan Ketapang akan tindak tegas pedagang yang curang dengan timbangan dan takaran BBM.
Ketapang kepala dinas koperasi dan aperdagang Tony jaya mengatakan bahwa akan melakukan kegiatan penertiban timbangan yang berada di pasar tertipu ukur kata Tony jaya .ungkapnya

Tony jaya juga menambahkan bahwa kalaupun masih ada juga pedagang yang curang ataupun mengajak dalam timbangan itu semata karanereka sebagian tidak mau di tera timbangannya.kata,”nya.pada Rabu pagi di ruangan kerja nya 16/1/2018.

Kalau pasar Rangga sentap sudah menjadi pasar tertip ukur ,jadi pada tahun dua 2017 sudah mendapat ,penghargaan dari kementrian perdagangan,perindustrian Indonesia .

Hal ini juga di sampaikan bahwa masalah sebenar kami sudah mwlakukan, tera dan di tera ulang namun sebagian pedagang ada yang menolak untuk di lakukan tera dan tera ulang ,timbangan dan baru sebagian 80 % sudah sah di tera.sah

Di tambahkan kepala UPT metrologi legal di Disprindakop kalau untuk timbangan yang di pergunakan untuk alat timbangan, pasaran terbagi menjadi beberapa bagian antara lain.di pasar tradisional,moderen seperti di supermaket, minimarket dan hypermat,pungkasnya.

Di jelaskan ya dalam hal itu harus di lakukan tera dan tera ulang di lakukan satahun sekali.
Itu di lakukan untuk kepentingan umum dan perlindungan kepada konsumen dan produsen.

Ditambahkan ramdaniah akan melakukan tindakan tegas bagi pedagang yang melakukan kecurangan dalam timbangan.tegasnya .

(tera ulang adalah menandai berkala dengan tanda terasa atau tanda tera batal,Kalau itu tera batal berarti timbangan tersebut tidak bisa di pergunakan lagi ,sementara kalau itu sudah di perbaiki dan di berikan tanda tera sah berarti timbangan tersebut bisa di gunakan kembali,tutupnya.

Terta ulang adalah menandai berkala dengan tanda terasa atau tanda tera batal,Kalau itu tera batal berarti timbangan tersebut tidak bisa di pergunakan lagi ,sementara kalau itu sudah di perbaiki dan di berikan tanda tera sah berarti timbangan tersebut bisa di gunakan kembali.timpalnya.(my/ras)