Danlanud : Pulau Morotai Masih Zona Aman

0
81

Buktipers.com – Pulau Morotai (Malut)

Beredarnya isu kelompok radikal baik teroris dan ISIS dari Malawi akan masuk di Kabupaten Pulau Morotai dan Halmahera Utara (Halut). Membuat pihak keamanan dari TNI/Polri harus mengantisipasi lebih dini.

Komendan Lanud Leo Wattimena, Kolonel Pnb Rachmad Syah Lubis saat dikonfirmasi media ini Rabu (16/05/2018) di ruang kerjanya, mengungkapkan untuk daerah Morotai saat ini masih ada kondisi zona aman dan nyaman. Oleh karena itu koordinasi yang baik antara pihak Polres, TNI AD, AL dan AU tetap berjalan secara baik dan maksimal.

“Daerah Pulau Morotai dikategorikan masih zona aman, dan koordinasi monitoring keamanan tetap berjalan secara baik”, katanya. Karena teroris maupun ISIS yang berada di negara Malawi itu menggunakan bahasa asing, sangat tidak mungkin masuk di daerah Indonesia khususnya Morotai dan Halut.

“Kalau orang muka baru masuk di Morotai dan menggunakan bahasa asing, sangat tidak mungkin melakukan aktivitas di kelompok radikal dan merangkul orang Morotai”, ucapnya. Bahkan sebelum mereka (kelompok radikal) melakukan aktivitas yang aneh-aneh pasti sudah diketahui oleh pihak keamanan dan masyarakat. Kami juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat, agar tetap waspada terhadap dan menjaga seluruh rumah baik gereja dan masjid.

“Masyarakat dihimbau agar terus waspada dan menjaga rumah ibadah masing-masing baik gereja dan masjid”, pintanya. Bahkan masyarakat juga harus aktifkan Siskambling di desa masing-masing, dan melakukan pemantauan orang muka baru yang masuk di desa maupun samping-samping rumah. Jika ada orang muka baru dan punya gerakan aneh-aneh di dalam desa, kost-kosan maupun samping rumah agar segera laporkan kepada pemerintah desa setempat dan pihak keamanan.

“Kami berharap kepada masyarakat jika ada orang muka baru yang datang di desa maupun samping rumah yang tidak kenal dan punya gerakan aneh-aneh agar segera laporkan kepada pihak yang berwajib”, jelasnya. Selain itu, FKAUB juga rajin membuat kegiatan-kegiatan yang bersifat silahturahmi atau sosialisasi antar umat beragama, sehingga sesama kita saling mengenal satu dengan yang lainnya.

“Kegiatan sosialisasi dan silaturahmi antar umat beragama itu sangat penting dilakukan di kalangan masyarakat, pemerintah daerah dan TNI/Polri. Sehingga kita saling mengenal satu agama dengan agama lainnya”, pinta Danlanud asal Batak Medan ini. Sementara, Danlanal Morotai Letkol Laut (P) Indra Joko Rerangin saat dikonfirmasi di kantornya, tidak berada di tempat.

“Danlanal masih berada di Jakarta ada mengikuti kegiatan, nanti beliau sudah pulang baru konfirmasi ketemu di kantor”, kata Kapten Yudhistira.(lex-mor)