Diduga Cacat Hukum, Panitia PAW Pilkades Wates Jaya Digugat 14 Pengacara.

0
130
Loading...

Buktipers.Com – Bogor (Jabar)

Berdasarkan Keputusan Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Nomor : 141/ 005/Kpst/BPD/III/2018.Tentang
Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu. Desa Wates . Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari Keputusan tersebut, dan
Berdasarkan pertimbangan,dari hasil musyawarah tanggal 05 Maret 2018. Dengan landasan regulasi Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2016. Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 29 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pemilihan,dan Pemberhentian Kepala Desa. Maka dengan itu telah dibentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa Antara Waktu (PAW). yang Memutuskan / Menetapkan : Membentukan Pamilihhan Kepala Desa Antarwaktu, dengan susunan Panitia seebagai berikut :

Ketua : Nurjaman. Wakil Ketua :. M.Sudrajat. Sekretaris : Ahmad Fauzi. Bendahara : Ahmad Yani.
Dan Seksi – seksi.

Dari rangkaian tahapan kegiatan tersebut. 14 Pengacara yang bergabung dalam Kantor hukum SEMBILAN BINTANG & PARTNER Melayakan Surat Somasi : No .0126l/SBLF/Srt.Som/IV/2018. Kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu dan Tim Seleksi Kecamatan.

Yang bertindak untuk atas nama serta mewakili kepentingan hukum Sdr. Edi Supriyadi (KLain) Kp. Cigombong Rt.01 RW 07 Desa Wates Jaya Kecamatan Cigombong Kabupatén Bogor, Jawa Barat. Dengan Surat Kuasa Khusus No.101 / SBLF / SKK.Pdt / IV / 2018.

Ketua Tim Àdvokasi, R. Angjgi Triana Ismail, S.H. Saat di wawancara dengan awak media di rumah KLIEN nya ia mengatakan, Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa Antarwaktu ( PAW ) Desa Wates Jaya. Batal Demi Hukum. Banyak kejanggalan – kejanggalan, dan Panitia tidak Profesional,Kredibel,dan Akuntabel, serta tidak transparan.(24/4/2018)

Kareba tidak ada sosialisasi lebih awal dan konprehensif atas segala
mékanisme dan ketentuan dalam penilaian penyeleksian bakal calon.

Bahkan di Duga penuh rekayasa.
Hal tersebut sangat merugikan, mengingat klien kami sudah 20 tahun mengaddi di desa, sebagai Babimas.

Hal tersebut terbukti dengan pengalamamn nya. 22 Surat Keputusan ( SK ) Pengabdiaannya yg Klien kami milik, baik Nasional maupun Internasional, dan semua itu merupakan suatu bukti Pengalaman seseorang. Seharusnya Indikator tersebut di pertimbangan oleh Panitia. Ungkap Anggi dengan tegas.

Di tempat terpisah,Ketua Panitia Pemilihan kepala desa antarwaktu
Nurjaman, saat di konfirmasi awak media terkait Surat Somasi yang ditujukan pada Panitia, ia bungkam seribu bahasa., tidak menjawab.

Di tempat terpisah Ketua Tim Seleksi Kecamatan Fikri ( Sekcam ) Saat dihubungi tidak ada di tempat.

Dari penomena di atas, dan hasil investigasi media di lapangan, Terhadap rangkaiyan tahapan kegiatan Panitia Pemilihan Kepala Desa antarwaktu,terlihat tidak Propesional, dan di duga penuh kejanggalan dalam penyelenggaraanya.

Hal yang ganjil, terlihat dalam tahapan kegiatan pembentukan panitia, ter tanggal 27 Pébruari 2018. Sementara Keputusan Badan permusyawaratan desa (BPD) tentang Pembentukan Panitia Pemilihan antarwaktu. Di tetap kan pada tanggal 05 Maret 2018.

Dari hal tersebut sangat janggal, begitu hal dengan Perubahan daptar pemilih tetap ( DPT ).Dari jumlah pemilih 223 menjadi 171 pemilih, dengan Kriteria pemilih banyak terjadi perubahan,tanpa alasan yang jelas. Banyak tahapan- kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia tanpa di landasi Keputusan melalui mekanisme Rapat Pleno.

Hal tersebut sangat jelas bahwa Panitia Pelaksana pemilihan Kepala Desa Antarwaktu dan Tim Seleksi Kecamatam tidak Propesional,diduga Cacat Hukum.(Choky NS)

Loading...