Foto Fulgar Bersama Wanita Di Kamar Hotel Tersebar, Anggota DPRD Paluta Di Demo Mahasiswa

0
298

BuktiPers.com Paluta (Sumut) 

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Penyelamat Uang Negara  Padang Lawas Utara (AMPUN PALUTA) menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), menuntut atas dugaan Pelanggaran Kode Etik yang dilakukan oleh salah satu anggota DPRD Paluta, Kamis (8/2/2018) sekitar pukul 10.30 Wib. 

Dalam orasinya, massa Ampun Paluta yang diketuai Arwin Harahap dan Kordinator Aksi Herman Rambe Meminta kepada Badan Kehormatan Dewan agar memenggil Kaspolan Siregar SPd atas perlakuannya mengenai beredarnya sebuah foto mesra dengan wanita di sebuah hotel pada media sosial yang mengakibatkan buruknya pandangan masyarakat terhadap wakil rakyat yang seharusnya mencerminkan prilaku baik dihadapan rakyat. Meminta kepada Pimpinan Partai Nasional Demokrat Kab Paluta agar bersikap tegas dan bijaksana terkait prilaku anggota DPRD Paluta dari Partai Nasdem atas nama Kaspolan Siregar SPd yang sama-sama kita saksikan mengenai foto vulgar dengan prempuan yang bukan istrinya di medsos yang mengakibatkan buruknya citra partai Nasdem di Paluta. Meminta Kepada Badan Kehormatan Dewan agar memanggil Kaspolan Siregar karena beliau diduga Guru di salah satu MIN Gunung Martua dengan nomor NUPTK 07357576602000022 atas nama Kaspolan Siregar SPd. 

“Copot Kaspolan Siregar SPd dari Anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara,” seperti  tertulis di salah satu spanduk yang dibentangkan.

Dari pantauan BuktiPers.Com aksi yang dikawal ketat dari Polres Tapsel dan Satuan Polisi Pamong Praja berjalan aman dan tertib.

Sekitar satu jam lebih menyampaikan orasi, Pattis Siregar SE, perkawilan Sekretaris Dewan mewakili Seluruh Pimpinan Ketua Dewan dan Ketua Badan Kehormatan Dewan menjumpai para pengunjuk rasa dan melakukan diskusi dengan para Mahasiswa di ruangan Banggar DPRD Paluta.

Pattis Siregar saat dikonfirmasi di sela-sela acara mengatakan akan menyampaikan segala tuntutan para mahasiswa kepada pimpinan DPRD dan Ketua BKD. “Karena oara anggota Dewan sedang melaksanakan Perjalanan Dinas,  atas nama pimpinan, saya akan menyampaikan semua tuntutan adinda-adinda semua untuk dilakukan kordinasi dan verifikasi terhadap Kaspolan Siregar untuk dilakukan pembahasan dan ditindaklanjuti,” ujarnya. 

Sekitar pukul 12.30 WIB, setelah selesai diskusi puluhan mahasiswa membubarkan diri dan berjanji supaya diikutsertakan dalam pembahasan nantinya. (Ls)