Gawat, Rekanan Tumpuk Material Proyek Di Tengah Jalan

0
346
IMG_20171209_143315
Loading...

Buktipers – Asahan (Sumut)

Rekanan proyek dari CV.  Zara Kemilau yang disebut-sebut milik pemborong Mangara Sihombing menyerakkan material bangunan proyek seperti kerikil di tengah-tengaj jalan sehingga mengganggu pengguna jalan di JalaN Maria Ulfa Santoso menuju jalan Marah Rusli Kisaran,  Asahan, Sumatera Utara.

Pantauan Buktipers di lapangan, Sabtu (9’12/2017) pengerjaan proyek dengan judul pengerjaan Pembangunan / Peningkatan Jalan Menuju Lokasi Jembatan Bailey Kecamatan Kisaran Timur dengan pagu anggaran sebesar Rp.  2.449.500.000,- yang bersumber dari dana P APBD Kabupaten Asahan Tahun Anggaran 2017  dari Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Asahan ini terkesan asal-asalan, hal ini terbukti selain jeleknya proses pengerjaan proyek hingga peletakan material yang asal-asalan tanpa memperhatikan para pengguna jalan.

“Lihat lah mereka menumpuk material di tengah jalan sehingga warga yang ingin melintas tidak dapat melalui jalan ini.  Bahkan tadi pagi sebuah mobil Xenia terperosok di lokasi tersebut” ujar Suhaimi salah seorang warga saat ditemui Buktipers.

Suhaimi juga menyebutkan kiranya pemborong jangan seenaknya saja menumpukkan material di tengah jalan

“Iya seenaknya saja menumpukkan material batu kerikil di tengah jalan.  Kan bisa di pinggir.  Selain itu lihatlah kerjaannya kesannya asal jadi yang penting pada batas waktu selesai pekerjaannya: jelasnya.

Sementara itu Akmal sangat menyayangkan penumpukan material yang sudah berlangsung selama 3 hari.ini.

“Kita menduga rekanan sama pengawas dari Dinas PU sudah kongkalikong makanya ada pembiaran penumpukan material yang sangat merugikan pengguna jalan,  seharusnya kan material tersebut di letakkan di pinggir atau setelah di tumpuk pekerja langsung meratakan material ini.  Bukan malah membiarkan seperti ini” terangnya.

Sampai berita ini diterbitkan tidak ada satu pun dari pihak rekanan maupun Dinas PU Ashan yang berhasil ditemui untuk di konfirmasi.  (Adi P Sinaga / Redaksi)

Loading...