Gubsu Terima Gelar Bangsawan dari Pemangku Adat Negeri Padang

0
224
IMG-20170724-WA0010

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Pemangku Adat Kerajaan Negeri Padang H Tengku Nurdinsyah Al Hajj dengan gelar Maharaja Bongsu memberikan gelar adat kebangsawanan kepada Gubsu H Tengku Erry Nuradi dalam sebuah perhelatan akbar budaya Melayu Padang di GOR Asber Nasution Jl. Gunung Leuser Tebingtinggi, Senin (24/7/2017).

Selain Gubsu, gelar adat juga disematkan kepada Wakil Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya dan mantan Pj Walikota H OK Zulkarnain serta pengukuhan Penghulu Adat se Kerajaan Negeri Padang-Tebing Tinggi.

Hadir dalam kegiatan itu, Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan beserta para sultan dari berbagai kesultanan Sumatera Timur, mulai dari Kesultanan Tamiang, Langkat, Deli, Serdang, Asahan, Kualuh, Kuta Pinang serta Kedatukan Bedagai, Limau Purut dan unsur FKPD kota Tebing Tinggi.

Prosesi adat diawali dengan pengukuhan 94 Penghulu Adat Kerajaan Negeri Padang oleh pemangku adat kerajaan Negeri Padang Deli Tengku Nurdinsyah Al Haj gelar Mahraja Bongsu serta penyematan selempang adat.

Dilanjutkan dengan pengukuhan Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kota Tebing Tinggi diketuai Abdul Khalik oleh Ketua ISMI Sumut Abdul Rahim.

Sedangkan puncak acara berlangsung dengan pemberian gelar kepada HT Erry Nuradi oleh Mahraja Kerajaan Negeri Padang-Tebingtinggi. Gubsu HT Erry Nuradi mendapat gelar kebangsawanan ‘Tengku Putera Mahkota Setia Diraja’ melalui prosesi pemberian selempang kebesaran, penyematan keris serta pemberian surat ceri dan buku sejarah Negeri Padang-Tebing Tinggi. Kepada Wakil Bupati Sergai Darma Wijaya diberi gelar ‘Datuk Setia Amanah’ dan pada H OK Zulkarnain dengan gelar ‘Datuk Panglima Setia Diraja’.

“Saya berharap dengan penganugerahan gelar ini bisa mempersatukan kembali semua adat budaya melayu untuk mempererat tali silaturahmi antar adat anak melayu yang ada di Sumatera Utara khususnya Kota Tebingtinggi,” ujar Mahraja Nurdinsyah Al Hajj.

Gubsu H Tengku Erry Nuradi menyatakan, pemberian gelar kebangswanan ini merupakan bentuk kearifan lokal yang harus terus dikembangkan sebagai bagian dari budaya nasional. Etnis Melayu merupakan etnis yang menjadi tuan rumah khususnya di Sumatera Timur, sehingga kekayaan Melayu Sumatera Timur tidak boleh hilang dan harus terus digali dan dipertahankan.

“Seperti pesan Hang Tuah, takkan Melayu hilang di muka Bumi harus menjadi kesadaran bagi kita puak Melayu semuanya,” ujar Gubsu HT Erry Nuradi.

Erry Nuradi juga yakin, dengan menerima gelar adat ini, dirinya akan menjalankan tugas dengan lebih baik lagi di masyarakat, karena orang melayu mudah bergabung dengan suku yang ada dan orang melayu juga mudah berinteraksi dengan suku lainnya.

“Melalui kegiatan ini, mari kita menjadi jarum yang bisa merekatkan kembali kebudayaan adat melayu, jangan kita menjadi sumber perpecahan, kita harus menjadi jembatan pemersatu adat,” tukasnya.

Sebelumnya Walikota H Umar Zunaidi Hasibuan menegaskan, kegiatan perhelatan budaya Melayu Negeri Padang-Tebing Tinggi ini akan menjadi agenda tahunan kota.

“Ini kita tegaskan dalam rangka membangun visi dan misi kota selama lima tahun ke depan. Kita juga berharap sultan bisa memberikan sinergitas untuk membangun daerah secara bersamaan, dan kami yakin dengan kearifan dan kebijakan Bapak Gubernur, kedepan akan tetap terpilih menjadi Gubernur Sumut,” tandas Walikota. (Dav/Red)