Harga Karet Tak menentu, Petani Ini Tak Peduli Pilgubsu.

0
243
IMG-20180127-WA0059
Loading...

Buktipers.com -Tapteng (Sumut)

Aktivitas jual beli getah di pasar kecamatan Pinangsori tampak sepi.Terlihat sejumlah masyarakat tengah asik menjual Getah karet pada agen agen yang ada di lokasi ini.

Dan Suhu Politik menjelang Pilgub Sumut yang mulai tampak hangat di perbincangan warga lainnya tidak mempengaruhi kegiatan ini.

Warga di sini adalah mayoritas bekerja sebagai Penyadat Karet dan seakan tidak tertarik dengan pilkada yang akan di langsung kan di Wilayah sumatra Utara ini.Padahal petani Karet yang saat ini tengah meraung raung menyuarakan Harga Getah Karet di tingkat Pengepul agar lebih di Panaskan lagi.

Beberapa warga saat di tanya awak media ini di lokasi Pasar Jual beli Getah di kawasan Pasar Kecamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah menyebutkan, kalau Bagian dari Pemilihan Gubernur ini ,tidak ada yang berani menyatakan Harga Karet Petani akan di Naikkan bila terpilih jadi Gubernur Sumatra Utara nantinya.

“Pas lah sekarang lagi hangat hangatnya orang memperbincangkan calon Gubernur ini.Sudah ada sampai ke desa kami pun Baleho baleho kandidat Calon ini .
Banyak TS TS nya yang datang walau pun hanya sekedar memperkenalkan Calon Gubernurnya.”Ungkap Ama Niwa Laoly dari Desa Sialogo Kecamatan Lumut saat di jumpai di salah satu warung ,pada sabtu (27/01/2018)

Dia juga menyatakan sampai saat ini belum ada Dia dengar yang para calon Gubernur ini dapat mendongkrak harga karet agar lebih baik lagi, yang saat ini di kisaran antara Rp 8 000,’ hingga Rp 9 000,_” per kilo gram nya.

“Sampai hari ini tak satu pun TS itu mampu menjamin kan Gubernur yang mau di duduk kan itu , bisa menaikkan harga Getah Karet petani,kalau saat ini harganya relatif murah antara Rp,8.000- Rp 9.000,’ /Kg.Kalau ada yang bisa Jamin pasti kita ikuti.

Jadi mau jaminan apa pada kita nantinya, padahal kita cuman masyarakat kecil yang hanya hidup dari menyadat (menderes.red) Karet di Gunung Sana,jadi lebih baik kuta bekerja ke kadang dari pada mengurus Kampanye “Ungkap nya lagi.

Senada dengan itu salah seorang Agen Getah yang di jumpai awak media ini juga menyatakan kalau harga harga yang saat ini di terapkan di pasar ini,bukan asal asal mereka buat.

Dia menyatakan kalau harga tersebut sudah sesuai dengan tingkat kualitas dan nilai jual ke pabrik .

“Walau pun harganya bervariasi, kan ngak semua getah getah ini sama kualitasnya! Ada getah yang kotor, ada yang agak basah , dan ada juga yang super.Jadi kita di sini sesuaikan harga tersebut pada penjualan kita di Pabrik nantinya,”Ungkap Pak Sitanggang salah seorang Agen Getah di Pinangsori .

Dia juga menyatakan bahwa mereka tak ada hubungannya dengan Pilkada Pilkada yang saat ini mau di langsungkan di Sumatra Utara ini.

“Kalau bisa kita jangan di kait kait kan lah dengan Calon calon ini,tak ada hubungannya,”Pangkas Bapak ini.(Job Purba)

Loading...