Ini Tuntutan Kepala Pekon Terkait Postingan Fb Oknum DPRD Pringsewu

0
2142
IMG-20171107-WA0042

BuktiPers.Com – Pringsewu (Lampung)

Postingan yang diunggah di akun media sosial facebook oknum anggota DPRD Pringsewu dari fraksi Partai Keadilan sejahtera (PKS) sontak membuat geram Kepala Pekon seluruh Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Selasa, 07 November 2017 sekira pukul 13.45 WIB bertempat di kantor DPRD Kabupaten Pringsewu, telah hadir beberapa Kepala Pekon terkait postingan kata-kata yang diunggah di Facebook oleh anggota DPRD Kabupaten Pringsewu yang dinilai menghina para Kepala Pekon.

Sebelumnya Pada hari Senin sekira pukul 14.00 WIB seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Pringsewu dari partai PKS an. Muhammad Triaksono menuliskan di halaman branda akun FB (M. Triaksono) milik beliau dengan kalimat yang menuai kritik hingga menimbulkan ketersinggungan bagi para Kepala Pekon di Kabupaten Pringsewu.

Tulisan yang ditulis dalam akun FB M. Triaksono tersebut berbunyi:
“Jadilah kepala pekon bukan kepala pekok, jangan keblinger dengan dana desa”.
“kebanyakan makan gula bisa kencing manis”

Akibat dari tulisan anggota DPRD di medsos tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyrakat bahkan kecaman dari APDESI Kabupaten Pringsewu yang berencana akan melakukan aksi ke gedung DPRD untuk meminta keterangan/klarifikasi apa maksud dan tujuan dari kalimat yang ditulis pada branda akun FB milik dewan tersebut.

Hadir dari perwakilan Kepala Pekon Ketua APDESI Kabupaten Pringsewu bpk. Ridwan, Kepala Pekon Kecamatan Pagelaran bpk. Darwis, Kepala Pekon Pagelaran bpk. Mahrom, Kepala Pekon Karangsari bpk. Supri, Sekretaris APDESI Bpk. Catur sedangkan kedatangan mereka disambut oleh anggota DPRD Wakil Ketua Dewan Bpk. Sagang Nainggolan, Anggota DPRD Fraksi Demokrat bpk. Nurul Ikhwan, Anggota DPRD Fraksi Golkar bpk. Anton Subagyo, Anggota DPRD Fraksi Gerindra Bpk. Hi. Jamil, Anggota DPRD Fraksi Gerindra bpk. Rawoyo.

Serentak seluruh Kepala Pekon pada saat pertemuan dengan perwakilan dewan menuntut:
1. Mengklarifikasi kata-kata yang diunggah di facebook.
2. Menghadirkan anggota DPRD A.n M.TRIAKSONO (yang mengunggah kata-kata di facebook).
3. Menuntut jalur hukum kepada anggota DPRD A.n M. TRIAKSONO.
4. Mendatangkan ahli bahasa guna mengkaji arti dari bahasa yang diunggah di facebook.
5. Memediasi dalam waktu dekat dan menuntut agar anggota DPRD A.n M. TRIAKSONO dihadirkan dalam mediasi tersebut.
6. Meminta agar yang bersangkutan di PAW kan.

Wakil ketua DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan yang menerima perwakilan para kepala pekon mengatakan bahwa DPRD akan memediasi dan akan menghadirkan anggota DPRD A.n M.TRIAKSONO pada saat mediasi pada waktu yang belum ditentukan serta akan melayangkan surat ke Dewan Kehormatan terkait kasus tersebut agar segera ditindak lanjuti, tegasnya. (Anang/Agus/Red)