Irjen Pol Didi Haryono : Kerjasama Lokal Di Satu Kawasan Guna Mendukung Kekuatan Ekonomi

0
28
Loading...

Buktipers.com – Ketapang (Kal-Bar)

Pilkada Serentak 2018 di Kalimantan Barat, telah hampir usai. Hajatan politik tahunan itu berdampak pada keamanan di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat kondusif, kita bersama berhasil merubah kata rawan menjadi Aman Pilkada Kalbar.

Pilkada Serentak berjalan dengan aman, lancar dan damai, hal ini menjadi indikator bahwa masyarakat kalbar menginginkan kedamaian, para invertor dapat tenang menanamkan modalnya di kalimantan barat.

Perlu untuk diketahui bersama dalam perkembangannya, globalisasi telah dimulai sejak abad ke 15. Maka, seiring dengan berkembanganya kapitalisme dan ekspansi dari negara ke negara lain dan menemukan daerah baru, proses tersebut dimulai sejak penaklukan negeri-negeri Asia, Afrika dan Amerika latin dan Australia.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH sambutan makan malam bersama Forkopimda dan pengusaha di Kabupaten Ketapang, mengatakan fase kedua, globalisasi dibangun dalam era interimperial trade atau perdagangan yang dilakukan antar bangsa-bangsa yang melakukan ekspansi yaitu serangkaian kerjasama lokal dalam satu kawasan guna mendukung kekuatan dominan dalam kawasan tersebut

“Dalam hal ini, globalisasi telah melibatkan kompetisi dan kolaborasi antar perusahaan multinasional di suatu negara untuk merebut pasar dunia,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, Selasa, 24 Juli 2018.

Dijelaskan, fase ketiga globalisasi masuk ke dalam fase perkembangan komunikasi (borderless). International trade dan jaringan pasar global maupun regional telah memberikan karakter kelas, di mana globalisasi telah menjadi arena bagi konflik perdagangan dan ekonomi. “Modern teknologi dengan dan menjadi nampak dampak perekonomian tersebut secara nyata dengan adanya para investor asing yang menanamkan modal di wilayah Indonesia,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Secara umum terdapat pada beberapa sektor investasi asing antara lain; pertambangan 4,4 milliar USD, suplai listrik, gas, air 4,2 milliar USD, real estate, industrial elektronik 3,8 milliar USD dan lain sebagainya. Besarnya investasi yang ditanamkan oleh investor adalah bukti dan sebagai indikator bahwa negara Indonesia memiliki kondisi situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Begitu juga di Kalimantan Barat realisasi investasi pemodal asing cukup besar terutama di sektor perkebunan dengan nilai investasi rata- rata diatas 339.231,10 ribu USD, industri makanan 151.690,60 ribu us$, industri loga dasar 66.911,1 ribu USD dan seterusnya,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Sejalan dengan banyaknya investasi yang ditanamkan, tentunya juga melibatkan banyak tenaga kerja asing yang datang ke Indonesia guna mendukung pelaksanaan investasi.

Untuk informasi, dalam kegiatan itu hadir Bupati dan Wakil Bupati Ketapang, Kapolres Ketapang dan Forkopimda Ketapang, para pengusaha baik dari ketapang maupun dari luar ketapang, dan para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Pada kesempatan yang sama Bupati ketapang, Martin Rantan SH menyampaikan bahwa di kabupaten ketapang terdapat para inventor dari beberapa negara dari berbagai sektor pertambangan dan perkebunan dan industri dengan tingkat pertumbuhan ekonomi selalu naik setiap tahunnya sehingga Kab. Ketapang ada pada peringkat ke-28 tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Untuk itu sengaja acara ini juga kami kemas seperti di istana dengan mengumandangkan lagu nasional, mengucap teks pancasila, UUD 1945 dan Sumpah pemuda sehingga kita semua yang hadir disini bisa tergugas rasa nasionalismenya dan mengetahui identitas bangsa indonesia, “tutupnya

informasi di atas ditulis, diramu, dikemas oleh Kepala Urusan Liputan Produksi Dokumentasi (Lipprodok) Humas Polda Kalimantan Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Cucu Safiyudin S.Sos SH MH (bayu /Red)

Loading...