Jadwal Rapat Paripurna DPRD Sumut Terabaikan

0
214
IMG-20171121-WA0029
Loading...

BuktiPers.Com – Medan (Sumut)

Rapat Paripurna DPRD Sumut yang seyogianya digelar Senin (20/11/2017) kemarin pukul 09.00 wib terabaikan. Ruang rapat terlihat kosong melompong hingga pukul 11.00 juga tidak berpenghuni. Anggota dewan satu pun tak ada terlihat hadir.

Dari pantauan di gedung dewan, setiap kursi anggota dewan yang berjumlah 100 kursi itu, tak satu pun terlihat diduduki. Peristiwa seperti ini sudah berulang terjadi, dengan demikian rapat paripurna yang terjadwal dan sudah teragenda jadi molor bahkan tidak berlangsung.

Bukan hanya para anggota dewan yang tidak terlihat, jajaran ketua dan wakil pun juga tidak terlihat hadir. Kejadian ini sangat merugikan negara, khususnya pada Provinsi Sumatera Utara.

Agenda rapat yang dijadwalkan telah dibuat, tapi demikianlah yang terjadi Senin (20/11/2017) kemarin, seluruh Anggota Dewan yang terhormat tiada satu pun terlihat hadir di ruang rapat paripurna. Kinerja yang sangat buruk, yang seyogiyanya rapar paripurna akan membahas agenda tentang Penandatanganan Nota Kesepakatan Pemerintah Provinsi Sumut dan DPRD Sumut, mengenai KUA dan PPAS APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2018.

Selain itu, turut teragenda Penyampaian Hasil Pembahasan BPPD terhadap Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2013, tentang Retribusi Daerah, Perubahan Kedua atas Perda Nomor 1 Tahun 2011, tentang Pajak Daerah, dan juga Pembahasan Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi Sumut 2017-2037.

Turut juga diagendakan, Pembahasan Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 10 Tahun 2009, tentang PDAM Tirtabadi dan Ranperda tentang Perubahan atas Perda Provinsi Sumut Nomor 5 Tahun 2013, tentang Pedoman Pembentukan dan Pengelolaan BUMD Provinsi Sumut, serta Pandangan Umum Anggota Dewan atas nama fraksi terhadap lima Ranperda tersebut.

Sungguh sangat disayangkan terbuangnya waktu dan memperlihatkan kerugian yang sangat besar bagi seluruh Warga Masyarakat Sumut, bahwa wakil mereka seluruh Anggota DPRD Sumut sebagai perpanjangan tangan rakyat yang telah dikuasakan kepada mereka, diberi gaji yang sangat mahal dan juga telah disumpah agar menjalankan amanah rakyat, namun masih bertindak main-main berkinerja. Bila demikian para anggota DPRD Sumut dalam menjalankan amanah rakyat, sungguh memalukan dan tidak bertanggung jawab, dan akhirnya rakyat Sumut memberi amar mosi tidak percaya lagi kepada seluruh anggota DPRD Sumut. (DS/Red)

Loading...