Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan Di Kalimantan Segera Dibangun

0
35
Loading...

BuktiPers.Com – Jakarta (DKI)

Bertempat di Gedung Manggala Wanabhakti, Direktur Jenderal KSDAE, Ir. Wiratno, M.Sc. menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Mayor Jenderal TNI Bambang Hartawan M.Sc, Selasa (7/8/2018) lalu, selaku Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kemenhan RI, tentang Pembangunan Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP), Jalur Administrasi (JA) dan Pos Pengamanan Perbatasan (POS PAMTAS) DI Taman Nasional Betung Kerihun Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat.

Pembangunan Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP), Jalur Adminitrasi (JA) dan Pos Pengamanan Perbatasan (Pos Pamtas) merupakan sarana yang berfungsi untuk pertahanan dan keamanan di wilayah perbatasan Indonesia dengan Sarawak – Malaysia, sebagaimana diatur dalam  PP Nomor 68 Tahun 2014 tentang Penataan Wilayah Pertahanan Negara dan PP Perpres Nomor 31 Tahun 2015 tentang Recana Tata Ruang Kawasan Perbatasan Negara di Kalimantan.

Wiratno atau yang akrab dipanggil Inung menyampaikan bahwa keberadaan jalur inspeksi patroli perbatasan (JIPP), jalur adminitrasi (JA) dan pos pengamanan perbatasan (pos pamtas) ini yang mempunyai pengaruh kuat terhadap kedaulatan negara dan pertahanan keamanan Negara.

“Rencananya pembangunan jalur inspeksi patroli perbatasan (JIPP), jalur adminitrasi (JA) dan pos pengamanan perbatasan (pos pamtas) ini dibangun disepanjang perbatasan Indonesia dengan Sarawak – Malaysia, dimana + 312,255 Km berada di kawasan TN Betung Kerihun,” imbuh Inung.

Pada kesempatan yang sama Arief Mahmud Kepala Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum menyatakan bahwa tujuan Perjanjian Kerja Sama ini adalah untuk menjamin terwujudnya keutuhan, kelestarian dan manfaat kawasan TN Betung Kerihun, serta meminimalkan dampak negatif baik langsung maupun tidak langsung sebagai akibat kegiatan pembangunan Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP), Jalur Adminitrasi (JA) dan Pos Pengamanan Perbatasan (Pos Pamtas) di dalam kawasan TN Betung Kerihun.

“Taman Nasional Betung Kerihun adalah Taman Nasional di batas ujung negeri yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia, sehingga keberadaan jalur ini sangat penting,” imbuhnya.

Perjanjian kerjasama ini secara operasional akan ditindaklanjuti oleh Kepala BBTNBKDS dan Panglima KODAM XII/TPR selaku Panglima Komando Operasi Pengamanan Perbatasan di wilayah Kalimantan Barat dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT). (Rls/Bayu/Red)

Loading...