Kapolsek Sampaikan Pemahaman 4 pilar kebangsaan Pada Upacara Gabungan

0
84
IMG-20180206-WA0011
nonton film sub indonesia

Buktipers.com – Kapuas Hulu (Kal-Bar)

Bertempat di halaman SMP Negeri 2 Batang lupar telah dilaksanakan kegiatan Upacara Bendera dengan peserta upacara gabungan yaitu siswa siswi SMP Negeri 2 dan SD Negeri 13 Batang lupar dengan Irup Kapolsek Batang Lupar Ipda Rajiman, Senin (5/2/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Batang Lupar menyampaikan Pengenalan dan penahaman tentang 4 pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Bahwa Pancasila merupakan Dasar Negara yang sudah disepakati oleh para pendiri bangsa dan sudah final, tidak ada lagi kita bicara tentang Dasar Negara selain Pancasila. Demikan juga dengan UUD 1945 sebagai Undang-undang yang mendasari dari undang-undang lainya. “Tidak boleh ada undang-undang yang bertentangan dengan UUD 1945” jelas Ipda Rajiman.

Tentang Bhineka Tunggal Ika juga sudah final dan diterima oleh seluruh warga negara Republik Indonesia. “Kita mengakui atas keberagam perbedaan, mulai dari suku bangsa, agama, ras dan golongan namun kita tetap satu yaiti Indonesia”

“Jadi jangan lagi kita bicara tentang perbedaan, agama, ras dan golongan yang dapat memecah belah keutuhan NKRI, tapi kita bicara keberagaman perbedaan tersebut sebagai bentuk kekayaan yang harus kita jaga dan pelihara” terangnya.

“NKRI merupakan harga mati, tidak boleh ada negara dalam negara. Negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indinesia. Tidak boleh ada pihak-pihak yang ingin mendirikan negara di Indonesia apapun alasannya” dan kita jaga betul diwilayah perbatasan ini bahwa kita tanamkan jiwa patriot kita untuk menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai, tegas Rajiman.

Selain menyampaikan 4 Pilar Kebangsaan Indonesia, Ipda Rajiman juga menyampaikan terkait ancaman Narkoba sudah ada disekeliling kita.

Kapolsek menambahkan “Jangan sampai para pelajar di SMP Negeri 2 dan SDN 13 ini jangan menjadi korban atau bahkan pelakunya. Karena bahaya Narkoba begitu nyata secara kesehatan dapat merusak syaraf secara permanen, secara psikologis dampat berpengaruh pada perilaku menyimpang, suka menyendiri, dapat menyakiti diri sendiri bahkan sampai bunuh diri, secara sosial masyarakat dapat menjadikan tidak perduli dengan lingkungan, mas bodoh dan tidak peka, secara agama jelas semua agama melarang”.

Sehingga tidak ada alasan kita untuk terlibat dalam penyalaglhgunaan Narkoba, karena hanya akan membuat kita sengsara dan membuat generasi mendatang menjadi rusak, tegas Rajiman (bayu)