Kejaksaan, Tahan Mantan Bendahara DPRK Aceh Tamiang

0
470
IMG-20180319-WA0087
Loading...

Buktipers.com – Aceh Tamiang (Aceh)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang, Senin (19/03/2018), sekira Pukul 16.30 menahan mantan Bendahara DPRK Aceh Tamiang, RZ di Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Kampung Dalam. Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi-Pidsus), Mohd. Iqbal, SH, MH kepada Buktipers.com, di ruangan kerjanya, Jalan. Ir. Juanda, Karang Baru, Aceh Tamiang.

RZ, sebelumnya diduga telah melakukan penyimpangan, terkait Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Tahun 2012 lalu, yaitu terhadap penyaluran belanja rutin kepada sejumlah pihak, yang seharusnya dibayarkan, namun uang yang telah dicairkan tersebut, diduga  digelapkan tersangka Rz

“Bahwa Rz, diduga telah melakukan penyimpangan terhadap penyaluran belanja rutin para supir, ajudan, sekretaris dewan, anggota DPRK dan pihak ketiga (Toko Alat tulis Kantor) yang keseluruhannya berjumlah 47 orang, yang hal ini melanggar UUD No.1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan, dan Permendagri No.21 Tahun 2011, Tentang pedoman pengelolaan Keuangan Daerah”, kata Iqbal

Lebih jauh disampaikannya, dari hasil Audit BPKP Provinsi Aceh, ditemukan kerugian Negara sebesar Rp. 251.767.000,00.  Untuk itu tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1, UUD No.31 Tahun 1999 Jo UUD No.20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana Korupsi, ujar Mohd Iqbal

Sementara itu Ketua LSM Tranparancy Aceh, Kamal Ruzamal, SE, ketika dimintai tanggapan nya, terkait penahanan yang dilakukan pihak Kejaksaan terhadap mantan Bendahara DPRK Aceh Tamiang mengatakan sangat Apresiasi.

Menurutnya dalam kasus pemberantasan korupsi, penangguhan penahanan bukan merupakan keharusan, sehingga tindakan tegas yang dilakukan Kejaksaan sudah sesuai. (Taramizi Puteh/Red)

Loading...