Kejari Aceh Tamiang Kembalikan Kerugian Keuangan Negara, Sebesar Rp. 2,3  Milyar

0
362
IMG-20180403-WA0094
Loading...

Buktipers.com – Aceh Tamiang (Aceh)

Tim Pidana Khusus (Pidsus) yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tamiang, Selasa(03/04/2018) berhasil mengembalikan kerugian keuangan Negara sebesar Rp.2,3 Milyar, dalam kasus tindak pidana korupsi, Pembangunan Jalan Seumadam- Pulo Tiga (Seksi II), sumber dana DAK Tambahan, Tahun anggaran 2015.

Uang sebesar Rp. 2.300.000.000,00 (Dua Milyar Tiga Ratus Juta Rupiah), Selasa (03/04/2018) diserahkan kuasa terdakwa, di Kantor Kejari Aceh Tamiang

Kajari Aceh Tamiang, Irwinsyah, SH melalui Kasi Pidsus Mohammad Iqbal, SH, Mhum, menerangkan dari hasil audit BPKP sebelumnya dalam kegiatan proyek pembangunan jalan Semadam Pulo Tiga tersebut, telah terjadi kerugian Negara sebesar Rp. 3.681.951.217,32

Menurut Mohd Iqbal, setelah menjalani proses hukum, para terdakwa berniat mengembalikan kerugian keuangan Negara secara bertahap, sebelumnya uang sebesar Rp. 1000.000.000,000 (satu milyar rupiah) diserahkan di Kejaksaan Tinggi Aceh.

Dan Hari ini, Selasa(03/04/2018) mereka melalui kuasanya telah mengembalikan lagi uang kerugian Negara sebesar Rp. 2.300.000.000,00 (Dua Milyar Tiga Ratus Juta Rupiah) dan telah di terima masing-masing dari terdakwa Edy Noviar, ST Bin M. Abduh dan terdakwa Muhammad Zeki Bin Yacob dengan total yang sudah berhasil di kembalikan adalah sebesar Rp. 3.3 milyar.

“Inshaa Allah, sisa 300 juta menurut kuasanya, besok akan diserahkan, Hari ini uang tersebut, kita titipkan di rekening titipan di PT. Bank  BRI Kualasimpang, apabila sudah inkrah, seluruh uang kerugian Negara tersebut segera kita masukan ke Kas Negara”, pungkasnya

Sementara, Ketua Transparancy Aceh, Kamal Ruzamal saat dimintai tanggapannya terkait keberhasilan Kejari Aceh Tamiang mengembalikan kerugian keuangan negara, terhadap kasus dugaan korupsi pembangunan jalan Seumdam- Pulo Tiga, kepada Buktipers.com,

“kami sangat apŕesiasi terhadap kerja keras pihak Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, sehingga bisa mengembalikan kerugian keuangan Negara secara balance (Zero). Mudah-an akan menjadi pertimbangan dalam proses tuntutan JPU terhadap besar kecilnya hukuman terhadap para terdakwa nanti”, pungkasnya

Pantauan Buktipers.com, hadir dalam pengembalian kerugian keuangan Negara tersebut, beberapa pejabat  Forkopimda Pemkab Atam, diantaranya, Wakil Bupati Aceh Tamiang, T. Insyafuddin, ST, Kepala DPRK, Fadlon, Kepala BPKD, Drs. Abdullah dan beberapa Awak Media. (Tarmizi Puteh/Red)

Loading...