Kejati Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Proyek RSJ Ratumbuysang Manado

0
617
IMG-20171109-WA0043
Loading...

BuktiPers.Com – Manado (Sulut)

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara telah melakukan penahanan terhadap 2 Tersangka dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Proyek Pembangunan Rumah Sakit Jiwa Prof. V.L. Ratumbuysang tahun 2015, JT dan DL, Kamis (9/11/2017).

JT diketahui adalah mantan Kepala RSJ Ratumbuysang tahun 2015 – 2016 sebagai Pengguna Anggaran (PA), dan DL diketahui merupakan direktur PT. LB selaku kontraktor.

Kejaksaan melakukan penahanan terhadap kedua tersangka untuk selama 20 (dua puluh) hari yaitu terhitung sejak hari ini 9 November 2017 sampai dengan tanggal 28 November 2017 di Lapas Kelas IIa Malendeng Manado.

Berdasarkan hasil penyidikan serta pemeriksaan yang dilakukan terhadap kedua tersangka, Penyidik berpendapat telah terpenuhi syarat-syarat penahanan yang diatur dalam KUHAP.

Dalam perkara yang diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 2,3 Milyar tersebut, para tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang dalam proyek pembangunan rumah sakit jiwa prof. V.L. Ratumbuysang tahun anggaran 2015 dengan Pagu Anggaran Rp.18 milyar.

Terhadap kedua tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

Dihubungi lewat pesan sosial media WhatsApp Kasi Penkum Yoni E. Mallaka membenarkan adanya penahanan terhadap kedua tersangka tersebut.

“Kejaksaan telah melakukan penahanan terhadap kedua tersangka pada hari ini,” jelas Yoni Mallaka, Penkum Kejati Sulut, via WA. (TL/Red)

Loading...