Kembali Aroma Skandal Proyek Tercium Di Kabupaten Malang

0
117
Loading...

Buktipers.com-Malang (Jatim)

Kabupaten Malang memiliki wilayah yang cukup besar dari dua wilayah pendukungnya, yaitu kota Malang dan Kota Batu, berbagai alokasi proyek dalam rangka pembangunan kabupaten Malang, banyak mendapat perhatian dan anggaran baik itu dari PAD ( Pendapatan Asli Daerah) melalui RAPBD ( Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), maupun anggaran dari pemerintah pusat melalui berbagai program.

Namun banyaknya proyek yang ada di kabupaten Malang, justru memunculkan berbagai masalah yang mengarah pada indikasi terjadinya penyelewengan anggaran.

Seperti kasus yang ada PDAM kabupaten Malang, kali ini indikasi skandal proyek ada pada dinas PSDA kabupaten Malang.

Dari informasi dan temuan lapangan yang di lakukan oleh awak-awak media yang tergabung dalam IWO Malang Raya, banyak pelaksanaan proyek tanpa papan nama alokasi anggaran, pengerjaan dan pelaksana proyek, ada kurang lebih 18 titik proyek yang di temukan bermasalah, yang berkaitan dengan pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan jalan, yang tidak memiliki papan nama.

Seperti proyek yang hari ini (9/08/2018), di surve lapangan oleh para awak media.
Proyek yang di laksanakan di wilayah kecamatan Wagir, yang masuk di Desa Mendalawangi kabupaten Malang, di temukan berjalan tanpa papan proyek, selain di kecamatan Wagir ada juga kasus yang serupa di temui di Desa Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, tepatnya di Sumber Badung, proyek yang di tandatangani oleh mantan Kadis PUSDA Ir. Wahyu Hidayat juga di temukan tanpa papan bor.

Menurut humas IWO Malang Raya, Rudi Harianto mengatakan” Stigma negatif peran serta Dinas dan pemenang tander mulai dari pengawas dan konsultan perencana seharusnya bekerja secara objektif dan menegur pemenang tander. Perhatian khusus bagi para pemangku kebijakan untuk mengenal lebih jauh tentang Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Pasal 15 Huruf D (Pengelolaan dan penggunaan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Sedangkan di RAB Pemasangan Papan Nama tertulis jelas Pekerjaan Persiapan salah Satu Papan Nama.” terangnya.

Lanjutnya “IWO Malang Raya akan meminta klarifikasi dengan TP4D sebagai pengawas gabungan di Kabupaten Malang, jika pengawasan internal dinas pengairan dan konsultan perencana pemenang proyek tidak menjalankan tugas sebagai yang di amanatkan UU dan tidak menjalankan ketentuan RAB yang di tanda tangani oleh kepala Dinas dan pemenang lelang dari Kontraktor.” Pungkasnya.

Untuk mengklarifikasi temuan ini kami mencoba menghubungi pihak Kadis Pengairan kabupaten Malang melalui sambungan telepon, namun dari pihak Kadis tidak merespon panggilan telpon dari pihak media. (hermin/red)

Loading...