Ketua MUI Pringsewu Minta Jalan KH. GHOLIB Harus Disterilkan

0
31
Loading...

BuktiPers.Com – Pringsewu (lampung)

Menanggapi berdirinya tempat karaoke keluarga di jantung ibukota serta meningkatnya jumlah usaha karaoke di ibukota Pringsewu selain sebagai media hiburan, ternyata juga memiliki efek negatif tersendiri bagi masyarakat.

Menjamurnya usaha karaoke di ibukota Pringsewu berpotensi pelanggaran atas penyelenggaraan usaha karaoke seperti pelanggaran izin usaha, penyelenggaraan usaha yang tidak sesuai izin, bahkan usaha karaoke yang tidak kantongi izin.

Hal ini tentu saja dapat mengganggu ketertiban masyarakat dan mengurangi
pendapatan daerah dengan akibat yang lebih lanjut dapat menurunkan
kesejahteraan masyarakat.

Mengatasi hal tersebut penegakan hukum atas peraturan-peraturan yang ada perlu dilakukan dengan tegas dan adil oleh pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui dinas-dinas terkait.

Dalam hal pelanggaran perizinan usaha karaoke, penegakan hukum secara berlanjut oleh pemerintah daerah dengan pengawasan dan penegakan sanksi bukan sebaliknya

Awak media berusaha minta tanggapan ke ketua MUI Pringsewu, Kamis (09/08/2018), H. M. Hambali saat ditemui rumah kediamannya,Ketua MUI meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Pringsewu agar bertindak tegas dan tidak tembang pilih

“Ya pemerintah harus menindak tegas tentang menjamurnya tempat hiburan karaoke jangan tembang pilih,” pintanya.

Lanjut Hambali, kalau memang karaoke merupakan PAD terbesar di kabupaten, pemerintah seharusnya menertibkan agar tidak carut marut apalagi perihal perizinan.

“Saya juga berharap kepada pemerintah daerah agar sepanjang jalan KH.Ghalib untuk disetrilkan karena KH. ghalib merupakan tempat religi,” tutupnya. (Nang/Red)

Loading...