Korban Longsor Di Sukabumi Ditemukan Tewas Berpelukan

0
111
IMG-20180207-WA0048

Buktipers.com – Sukabumi (Jabar)

Kabar duka dari warga Kampung Leuwi Nanggung RT 05/ RW 03 Desa Nyangkowek, Kecamatan Cicurug Sukabumi, Isak tangis pecah dalam prosesi penguburan jenazah Satu keluarga yang tewas dalam bencana longsor Maseng, Bogor.

Satu keluarga Ibu beserta 4 orang anaknya tewas tertimbun longsor, Jenazah Korban ditemukan dalam keadaan berpelukan tertimbun material longsor, hanya tersisa sang Suami yang saat ini masih shock atas kehilangan seluruh keluarganya.

Hanya selang jarak 2 jam, keempat Jenazah dimakamkan di TPU Kampung Leuwi Nanggung Desa Nyangkowek Cicurug, Sukabumi, Selasa (6/2/2018)

Andre Andrian (32) tetangga korban Penggali Kubur hanya terdiam dengan kenyataan 4 tetangganya yang tewas tertimbun longsor Senin Kemarin (5/2/2018) di daerah Caringin, Maseng, Kecamatan Cijeruk (Perbatasan Sukabumi – Bogor).

Kepada Buktipers.com sang penggali kubur (Andre Andrian) mengungkapkan: “Pertama kita kubur pada jam 17.00 tadi atas nama Nani Nuraeni dan Adit anak pertama, sedangkan tadi pada pukul 19.00 yang dimakamkan Alan dan Aurel anaknya Bu Nani, ” ungkap Andre.

“Sedangkan Aldi saat ini masih dalam pencarian Tim SAR dan mudah mudahan bisa secepatnya ditemukan,” tutur Andre.

Makam keempat anggota keluarga Nani Nuraeni dan anak anaknya dimakamkan berdampingan, ratusan masyarakat larut mengiringi pemakaman yang sungguh memilukan

Asep Sulaeman kakak Nani Nuraeni mendapat kabar keluarga Adiknya tertimbun pada hari ini dan langsung mendatangi tempat bencana.

Hingga saat ini, suami korban, 
Asep Tajudin (40) dalam keadaan berduka yang cukup dalam, Sang suami Shock mengurung diri di dalam kamar, setelah sempat histeris hingga pingsan mendapati keluarganya telah tiada.

Asep Sulaeman Kakak kandung menuturkan, Nani Nuraeni adalah anak ke tiga dari enam saudara pasangan dari Yati Sumiati dan Ujang Sukatma, diketahui Nani Nuraeni sekeluarga belum lama tinggal mengontrak rumah di kawasan  Caringin, Maseng, Kecamatan Cijeruk, Bogor.(Iwan Marbun/Red)