Mark-Up Proyek LPJU, PPK Dinas Perkim Ditahan Kajari Labuhanbatu

0
487
IMG-20171212-WA0071
nonton film sub indonesia

BuktiPers.Com – Labuhanbatu (Sumut)

Julius, warga Jalan Pembangunan Kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Rantau Utara yang merupakan salah seorang Pejabat pembuat komitmen (PPK) di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pemkab Labuhanbatu ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan panjang.

Julius ditangkap karena sangkaan melakukan pembengkakan biaya proyek pengadaan dan pemasangan jaringan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Jalan Urip Sumodiharjo dan Jalan KH Ahmad Dahlan, Rantau Prapat.
Pada proyek tahun anggaran 2014 bernilai kontrak Rp 638.400.000.

“Iya, sudah kita lakukan penahanan terhadap saudara Julius,” kata Kasi Pidsus Kejari Rantauprapat Muhammad Husairi, SH, MH, Senin (11/12/2017) kemarin.

Sayangnya Kasi Pidsus Kejari Rantauprapat enggan memberikan penjelasan secara rinci saat disinggung apakah masih ada tersangka lain pada kasus Mark-Up proyek LPJU tersebut.

Tetapi, ia mengakui pihaknya memanggil pihak-pihak terkait dari dinas terkait, Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan pejabat PLN sekaitan penyidikan kasus dugaan korupsi LPJU itu. Pihak PLN dimintai keterangan untuk perbandingan harga bahan, seperti biaya pengadaan tiang, travo, kabel, bola lampu dan biaya pemasangan meter.

Informasi yang dihimpun, proyek pemasangan jaringan lampu penerangan jalan umum tahun 2013-2015 diduga terjadi tindak pidana korupsi dari mark-up harga. Proyek LPJU pada 3 tahun anggaran itu ada 8 paket dengan total nilai kontrak/anggaran Rp 8,7 miliar.

Tahun 2013 ada 5 paket proyek. Seperti pemasangan jaringan LPJU di Jalan H Adam Malik senilai Rp 3,9 miliar di Lingkungan VII Seiberombang Kecamatan Panai Hilir senilai Rp 990,9 juta, di Aeknabara Bilah Hulu senilai Rp 609 juta, di Jalan Dewi Sartika-Perumahan Urungkompas senilai Rp 323 juta, di Jalan Sirandorung – Pasar Gelugur senilai Rp 662,5 juta.

Kemudian, tahun 2014 hanya 1 paket pemasangan jaringan LPJU di Jalan Urip Sumodiharjo dan Jalan KH Ahmad Dahlan senilai Rp 638,8 juta.

Tahun 2015 ada 2 paket, yakni pemasangan jaringan LPJU di jalan umum Telagasuka Kecamatan Panai Hilir senilai Rp 856,5 juta dan di jalan umum Desa Seisanggul dan Dusun 7 Desa Sidorukun Kecamatan Panai Hilir senilai Rp 734,3 juta. Terkait kasus tersebut, pihak Pidsus masih memeriksa pihak-pihak terkait mengembangkan penyidikan dugaan korupsi proyek lampu jalan di Labuhanbatu. (Dian/Red)