Meski Di Guyur Hujan Lebat Aktifis Tanjung Balai Desak FORKOPIMDA Usut Tragedi Korban Penembakan Nelayan.

0
157
Loading...

Buktipers.com – Tanjung Balai (Sumut)

Dibawah guyuran hujan lebat gabungan masyarakat dan aktifis Kota Tanjung Balai melakukan aksi damai.Dalam tuntutannya mereka mendesak Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Tanjung Balai untuk mengusut tragedi penembakan terhadap nelayan kerang Tanjung Balai.

“Sangat ironis di Negara Indonesia sendiri saat mengais rezeky dilautan ibu pertiwi diperlakukan seperti perompak oleh aparat penegak hukum. Dengan arogansinya aparat penegak hukum Rokan Hilir Kepulauan Riau menembaki para nelayan kerang Tanjung Balai saat mengais rezeky di perairan sendiri dan nelayan di tuduhkan melakukan dikatakan ilegal fishing” ujar para demonstran dalam orasinya.

 

Aksi damai yang dilakukan dengan membakar ban mobil bekas di depan rumah dinas Walikota Tanjung Balai mendesak Walikota H.Syahrial SH.MH segera membentuk tim investigasi untuk mengusut tindakan penembakan brutal terhadap nelayan kerang Tanjung Balai pada hari Senin 10 September di perairan Bagan siapi-api api dekat pulau Hambalang. Yang mengakibatkan tewasnya ABK kapal motor KM Barokah Sari, Manggor pada saat terjadinya penembakan berada disamping kanan anjungan kapal. Sementarab dua rekannya yang saat ini kritis dirawat di Rumah Sakit Adam Malik Medan.

Dua korban yang mengalami luka-luka masing-nasing Agus dan Iwan terkena tembakan saat menggulung tali di Kastel dan mengambil karung tempat mengemas kerang. Sementara itu nakhoda KM Barokah Sari terus mencoba mencari pertolongan dari kapal lain yang akhirnya tiba ke Tanjung Balai dengan kapal ferry Mercuri expres.

“Disisi lain yang terlihat banyaknya para nelayan asing yang menguras hasil laut Indonesia senantiasa berkeliaran dan aparat penegak hukum tidak satupun yang berani mengambil tindakan tegas seakan tutup mata.Jika mengais rezeky di negeri sendiri dianggap sebagai perampok bagaimana dengan bangsa asing yang menguras habis hasil kekayaan laut ibu pertiwi ini,”teriak peserta aksi damai.

Walikota Tanjung Balai H.Syahrial.SH.MH didepan peserta aksi damai gabungan aktifis dan masyarakat Tanjung Balai berjanji akan menindak lanjuti kejadian penembakan nelayan Tanjungbalai.

“Besok saya akan mengundang keluarga korban dan saksi saksi yang menyaksikan kejadian yang sebenarnya. Para keluarga korban juga akan dibantu segala pembiayaan korban yang satu ini dirawat dirumah sakit Adam Malik Medan. Ada tiga hal yang dilakukan, yang pertama tim aktivis juga harus mendampingi tim advokasi yang disiapkan Pemko Tanjung Balai. Kedua akan dipertanyakan terlebih dahulu kepada pihak yang berkompeten apakah Pemko Tanjung Balai bisa ikut mencampuri persoalan ini. Dan yang ketiga akan melakukan cek kerumah sakit sejauh mana perkembangan kesehatan korban,”ujar H.Syahrial.SH.MH .(Gani/Fauzi)

Loading...