Panwasli Tobasa Gelar Deklarasi Tolak Politik Uang Dan Sara Dipilkada 2018

0
20

Buktipers.com – Tobasa (Sumut)

Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) kabupaten Toba Samosir menyatakan komitmennya untuk menolak dan melawan politik uang dan politisasi Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018. Komitmen itu dinyatakan dalam Deklarasi yang disampaikan di Lapangan Sisingamangaraja XII Balige, Rabu 14/2.

Politik uang dan politisasi SARA adalah hambatan dalam mewujudkan Pilkada yang berkualitas. Semua elemen bangsa, terutama yang terlibat dalam kepemiluan harus menyatakan perlawanan pada politik uang. Oleh karena itu, praktik politik uang menciptakan potensi tindakan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kab. Toba Samosir bersama sejumlah partai peserta pemilu deglarasi menolak politik uang dan politisasi isu SARA.

Ketua Panwasli Tobasa, Juniat Sitorus, mengatakan, deklarasi ini merupakan salah satu persiapan sebelum kampanye Pilgubsu 2018, yang dimulai 15 Februari – 23 Juni 2018 digelar.

“Kita harus menjauhkan apa yang disebut politik uang dan isu SARA harus benar – benar kita jauhkan agar hasilnya bagus,” tutur Juniat.

Turut hadir dalam Deklarasi sekaligus penandatanganan deklarasi Plt. Sekda Tobasa Harapan Napitupulu, Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP Nelson Sipahutar, Kasintel Kejari Balige Frangky Pasaribu, Damdin, Ketua PN Balige, Pimpinan Ormas, OKP, Tokoh masyarakat, adat, agama, dan tokoh pemuda serta seluruh partai peserta pemilu. (Jhon Rifer AS)