Pemerintah Oku Selatan Tandatangani MoU Pengawasan Obat Dan Makanan

0
162
IMG-20180115-WA0094
Loading...

BuktiPers.com Oku Selatan (Sumsel)

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Membuat Nota Kesepahaman dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). dihadiri seluruh Bupati dan walikota se-Sumatera selatan. Sebagai bentuk mengimplementasikan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan, Senin (15/01) di Griya Agung Palembang.

Kepala BPOM RI, Penny Kusumastuti Lukito menyatakan, seluruh pihak harus bertanggung jawab secara efektif dalam pengawasan keamanan, manfaat, serta mutu obat dan makanan. Menurutnya, Inpres itu memang ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Pertanian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Kepala Badan POM, para Gubernur, serta Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia.

Penny menjelaskan, dalam Inpres itu peningkatan efektivitas pengawasan obat dan makanan, akan berjalan hingga lintas sektor dan lintas pemda. Untuk itu, dia berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam pengawasan obat dan makanan tersebut.

‘Salah satu bentuknya yaitu menindaklanjuti rekomendasi BPOM. Tindak lanjut dapat dilakukan jika menemui satu pelanggaran terkait aspek keamanan, mutu, dan manfaat dari pangan, obat-obatan, obat tradisional dan kosmetik di daerah yang berisiko merugikan masyarakat,’ kata Penny.

Sementara itu, Bupati OKU Selatan Popo Ali mengatakan, pihaknya sangat mendukung dalam penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut. Terlebih menyangkut obat dan makanan yang tentunya penting bagi kesehatan masyarakat.

Popo juga memastikan, bahwa kabupaten Ogan Komering Ulu(OKU) Selatan menjadi daerah yang sangat mendukung instruksi presiden tersebut. “Permasalahan kesehatan serta keamanan obat dan makanan yang akan dikonsumsi masyarakat, memang sangat penting dicermati. Sebab berawal dari obat dan makanan tersebutlah kenyamanan dan ketenangan hati diperoleh masyarakat dalam mengonsumsinya,” ujar Popo.(Suardi)

Loading...