Pemilik Warung Diharapkan Hargai Orang Berpuasa

0
257
Screenshot_2017-05-26-22-32-03_1

Buktipers, ASAHAN – Memasuki 17 hari puasa, warung nasi dan kedai kopi di Kota Kisaran, Kabupaten Asahan diharapkan agar membatasi pembukaan tempat usaha dengan tirai.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo) Kabupaten Asahan, Rahmad Hidayat Siregar, Senin (12/6).

Dia menuturkan, di hari ke 17 puasa namun warung dan kedai kopi sudah mulai membuka tempat berdagangnya tanpa tirai lagi, sehingga terkesan kurang menghargai orang yang menjalankan ibadah puasa.

“Saya berharap, kembali pasang tirai-tirainya karena ini masih bulan Ramadhan, maka hargai orang yang berpuasa dan jangan membuka bagian depan tempat usahanya dengan terbuka penuh, sehingga terkesan tidak menghormati orang yang berpuasa,” ujar Rahmad.

Secara terpisah, Ketua LSM GOA Sumut, Guntur Zass menuturkan, saling hormat menghormati itu perlu. Sementara bagi para pedagang yang juga mencari nafkah dengan berjualan nasi dan kedai kopi dipersilakan berdagang, namun dibatasi bagian depan tempat berdagangnya.

“Gunakan kembali dengan tirai atau tidak membuka penuh pintu depan kedainya, sehingga tidak mecolok dan silahkan mencari nafkah, namun hormati orang berpuasa,” ujar Guntur.

Salah satu warga, Susilawadi mengatakan, sebagai umat beragama marilah saling menunjukkan rasa hormat menghormati.

“Kita tau para pedagang mencari nafkah. Tetapi menghargai orang berpuasa akan menambah rezeki pedagang itu,” ujarnya.(taufik)