Penculikan Anak Gegerkan Warga Malang

0
410
IMG-20180211-WA0013
Loading...

Buktipers.com – Jawa Timur (Malang)

Kasus penculikan anak beberapa waktu ini sering kali terjadi, modusnya bermacam- macam dari masalah pribadi, sampai masalah di pekerjakan sebagai tuna wisma, maupun di perdagangkan.

Seperti yang terjadi kemarin pagi (10/02/2018), di kawasan jalan Sidorahayu no 2, Rt 07, Rw 01, kecamatan Sukun kota Malang. Seorang anak bernama Gracella Narwastu Anwar (3), putri dari Choirul Anwar alias Thembel (50), sekitar jam 09.30 Wib, di ambil paksa oleh dua orang wanita, yang tidak di kenal identitasnya di rumahnya sendiri.

Kronologis kejadian di lokasi rumah korban, yang di kumpulkan oleh awak buktipres, dari warga sekitar dan saksi pengasuh korban mengatakan ” sekitar jam 09.30 Wib, dua orang wanita memakai motor datang ke rumah, salah satu dari wanita itu mengaku ibu korban, dan kemudian wanita ini memegangi pengasuh Gracella ( Winardi), agar Gracella bisa di ambil paksa oleh wanita temannya yang satu lagi, kemudian dengan cepat dua wanita itu membawa lari korban, yang saat itu menangis ketakutan dengan motor yang di kendarai nya” terangnya.

Saat team berhasil mengkonfermasi kejadian ini langsung,pada ayah korban Choirul Anwar/Thembel (11/02/2018), dia mengatakan ” setelah mendapat kabar itu, saya langsung pulang ke rumah, kemudian berupaya mencari Gracella, saya datang ke Polsek Sukun dan Polresta Malang, selain itu saya di bantu teman-teman juga menyebarkan berita penculikan ini di medsos, maupun grup WA, sampai hari ini belum ada kabar tentang keberadaan putri saya.

Saya terus berharap dan berusaha,supaya putri saya segera kembali dan berkumpul kembali di rumah”. harapnya.

Sementara saat awak buktipres, mengkonfermasi hal ini pada pihak Polsekta Sukun (11/02/2018), bagian Humas Polsekta Sukun mengatakan ” kami menerima laporan lisan saja, karena suami istri saling menuduh sebagai pelakunya, laporannya blm kami catat karena masih ragu-ragu.

Banyak ke janggalan di kasus ini, karena baik ibu maupun bapaknya, sama – sama mengatakan kalau di ambil oleh salah satu dari mereka tidak apa- apa, hanya ke kawatirannya kl di culik orang lain.” jelasnya.

Begitu pula saat awak buktipres, menghubungi pihak Polresta Malang hari ini(11/02/2018),

Bagian Humas Polresta Malang, menyatakan ” masih belum ada laporan resmi, cuma tadi malam (10/02/2018), pengasuhnya di antar seseorang melaporkan secara lisan, bahwa anak yang di asuhnya, di ambil paksa oleh orang yang tidak di kenal” tegasnya. (hermin/red)

Loading...