Pengacara Asal Palas Sarankan Firman Wijaya Minta Maaf Kepada SBY

0
222
IMG-20180207-WA0068
Loading...

Bukti Pers.com – Palas ( Sumut ).

Pengacara asal Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas (Palas) Fitra Romadoni Nasution yang juga sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Mahkamah Keadilan, sarankan agar Pengacara Firman Wijaya mohon maaf kepada Bapak Susilo Bambang Yudoyono ( SBY).

Demikian ungkapan Fitra Romadoni Nasution ketika dihubungi Buktipers.com melalui Telpon selulernya Rabu, (07/02/2018), yang menjelaskan telah resminya SBY melaporkan pengacara mantan Ketua DPR RI Setya Novanto, Firman Wijaya, atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Sesuai Laporan SBY diterima Bareskrim Polri dengan Laporan Polisi Nomor LP/187/II/2018/Bareskrim tertanggal 6 Februari 2018.

Firman Wijaya dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Pasal 310-311 juncto Pasal 27 (3) Undang-Undang ITE tentang Pencemaran Nama Baik dan Fitnah.

Dalam laporannya, pihak SBY menyerahkan barang bukti berupa video dan salinan berita dari media online di Bareskrim Mabes Polri.

Menanggapi Permasalahan tersebut, Fitra Romadoni Nasution, SH di Bandung, Jawa Barat mengatakan, klo iya nya sudah tahu Pak SBY telah melaporkan Pak Firman Wijaya di Bareskrim Polri kemaren, menanggapi hal tersebut kami dari Mahkamah Keadilan hanya meminta kepada para Tokoh Bangsa ini agar saling menjaga kekondusifan bangsa Indonesia, karena yang kasihan adalah Rakyat Indonesia dilema dengan permasalahan-permasalahan hukum yang semakin memanas  saat ini.

Pitra Nasution atau yang akrab disapa Bang Bonar ini, berharap agar Firman Wijaya meminta maaf kepada SBY mantan Presiden RI tersebut jikalau ada perkataannya yang telah melukai hati pak SBY.

Begitu juga sebaliknya, saya berharap agar Pak SBY selaku Tokoh Bangsa ini dalam hal ini panutan Rakyat Indonesia agar mau Memafkan Firman Wijaya, sebab Tuhan yang maha kuasa juga memaafkan setiap hambanya yang pernah berbuat kesalahan.

Saya mohon kepada Pak SBY agar berjiwa besar dalam menyikapi permasalahan tersebut, ini semua juga demi Rakyat Indonesia, dan dalam ini saya sudah berkordinasi juga dengan Ketua Umum Mahkamah Keadilan, pungkasnya (Bonardon / Red)

Loading...