Pengelolaan Dana Desa Di Nagori Sigodang Terindikasi Ajang Korupsi

0
381
IMG-20170810-WA0003
nonton film sub indonesia

BuktiPers.Com – Simalungun (Sumut)

Presiden RI Joko Widodo dalam program dengan tema Desa Membangun, menggelontorkan dana yang tidak sedikit dengan harapan untuk percepatan pengentasan kemiskinan.

Namun sepertinya kucuran dana desa tersebut dimanfaatkan pihak-pihak tertentu sebagai ajang memperkaya diri sendiri dengan memanipulasi penggunaannya sehingga tidak dijalankan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Seperti halnya pengelolaan Dana Desa di Nagori Sigodang, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun terindikasi menjadi ajang korupsi dan sarang penyimpangan dalam pelaksanaan kegiatannya.

Hal indikasi korupsi dan penyimpangan kegiatan, terlihat dalam pengerjaan rabat beton di Juma Sondi, Kampung Durian, Nagori Sigodang, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun yang menghabiskan dana hingga Rp. 196 juta.

Amatan di lapangan, Rabu (9/8/2017), kegiatan pekerasan jalan rabat beton sudah mulai dilaksanakan namun profil tanah yang sebagian sudah ditelford tidak dilakukan penyucian profil lebih awal dan yang paling anehnya lagi papan bekinstingnya dipasang sekitar 2 cm dari pinggir batu telfoard dan tetap berukuran 15 cm sehingga rabat beton yang diatas batu telfoard tidak mencapai 15 cm.

Saat pekerja di lokasi kegiatan dikonfirmasi terkait ukuran maupun volume pekerjaan, mereka tidak mengetahui malah mengatakan bahwa mereka bekerja atas perintah Boyke yang merupakan suami sang Pangulu (Kepala Desa-red).

“Tidak taulah kami itu Pak, si Boykenya pengelola kegiatan ini dan yang kamu tanya itu tidak tau aku, gambar tidak adanya samaku,” dalih salah satu pekerja.

Sementara Pangulu selaku Kepala Pengguna Anggaran (KPA) bahkan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) tidak berhasil dijumpai di kantornya untuk dikonfirmasi terkait kegiatan tersebut hingga berita ini dilayangkan ke redaksi. (RS/Red)