Pensiunan PNS Ditemukan Tewas Di Dalam Kamar

0
92
Loading...

BuktiPers.com – Asahan (Sumut)

Masyarakat yang tinggal di Jalan Wahidin Gang Beruang Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Kisaran Barat, Asahan, Sumut sontak heboh, pasalnya warga sekitar menemukan Nangolu Tumanggor (58) tewas di kamar tidurnya dengan posisi terduduk dan mengeluarkan darah dari bibirnya.

Informasi yang dihimpun Buktipers.com, Jumat (14/59/2018) menyebutkan pria yang merupakan pensiunan Dinas Perhubungan ini tinggal seorang diri dirumahnya. Awal jenazah ditemukan bermula dari kecurigaan warga yang tidak melihat korban seharian serta melihat rumah korban dalam keadaan terkunci.

“Biasanya korban sering keluar beli sarapan dan berkumpul sama kami di lapo tuak depan. Tapi satu hari ini korban tidak ada terlihat. Jadi kami berinisiatif mendatangi rumah korban. Sesampainya dirumah kami menemukan pintu rumah korban terkunci dari dalam dan kami panggil-panggil tidak ada jawaban. Takut terjadi apa-apa kami langsung mendobrak pintu rumah korban. Namun saat pintu terbuka., kami juga tidak melihat korban. Kemudian saat kami intip dari ventilasi kamar juga korban tidak ada. Cuma pintu kamar dalam keadaan twrkunci dari dalam sehingga kami kembali mendobrak kamar korban dan melihat korban sudah tidak bernyawa lagi” ujar tetangga korban bermarga Nainggolan.

Lebih lanjut Nainggolan menambahkan sudah dua tahun ini korban hidup sendiri pasca di tinggal istrinya yang meninggal dunia. Sementara anak kandungnya sedang menjalani proses hukuman terkait kasus narkoba.

“Korban selama hidupnya bergaul dan ramah dengan warga bang. Kita tidak menyangka jika korban bisa meninggal dengan kondisi seperti ini” ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Kota Kisaran Iptu Rianto melalui Kanit Sabhara Ipda IR Sitompul saat di TKP membenarkan peristiwa ini menurutnya sampai saat ini pihaknya belum mengetahui motif tewasnya pensiunan DLLAJR Asahan ini.

“Sabar ya bang, kita belum mengetahui motif tewasnya korban. Yang jelas korban akan kita evakuasi ke Rumah Sakit Umum Haji AbduL Manan Simatupang duntuk keperluan visum et revertum dan kita juga masih melakukan penyelidikan” ujarnya (AP Sinaga)

Loading...