Peras Warga Dalam Pengurusan Surat Tanah, Kades Aras Terjaring OTT

0
164
Loading...

Buktipers.com – Batubara (Sumut)

Polres Batubara menggelar press release terkait penangkapan Muhammad Yusuf (45) selaku Kepala Desa di Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, yang telah melakukan pemerasan terhadap warganya dalam pengurusan surat tanah pada Rabu (4/7/2018) kemarin.

Pantauan wartawan, Kapolres Batubara AKBP R Simatupang didampingi AKP Zulfikar, SH selaku Kasat reskrim tampak menjelaskan kronologi kejadian OTT tersebut dan juga menunjukkan barang bukti yang disita berupa uang sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah), surat keterangan tanah yang sudah ditandatangani kades dan diketahui camat, satu unit laptop acer, satu buah buku register SKT tahun 2018, dan 18 (delapan belas) exampler foto copy SKT tahun 2018.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sehubungan dengan diadakannya operasi saber pungli, pada hari Rabu (4/7) kemarin, sekitar jam 19.30 wib, petugas berhasil melakukan OTT terhadap Muhammad Yusuf (45) selaku Kepala Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, terkait dalam hal pengurusan Surat Keterangan Tanah (SKT). Penangkapan tersebut berlangsung dirumah Kepala Desa tersebut di Dusun V, Desa Aras, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara.

AKBP Robinson Simatupang dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaku memang benar telah melakukan pungli terhadap salah satu warga.

“Berdasarkan informasi yang kita dapat dari warga, bahwa pengurusan SKT ini dipungut biaya dengan harga yang bervariasi, dan dari informasi inilah penyidik langsung melakukan penyelidikan. Dan hasilnya petugas berhasil menemukan Muhammad Yusuf yang tengah melakukan transaksi dengan salah satu warga dalam pengurusan Surat Keterangan Tanah. Dan untuk menindaklanjuti hal tersebut petugas langsung membawa Muhammad Yusuf ke Polres Batubara untuk langsung dilakukan penyidikan. Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan UU pasal 12 tentang tindak pidana korupsi,”ujarnya.

Kapolres juga berharap agar masyarakat lebih waspada dan mau bekerjasama dengan pihak kepolisian apabila menemukan pengutipan-pengutipan liar seperti hal tersebut. (AD/Red)

Loading...