Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan, JR Saragih Ajukan Pinjaman Rp 350 M

0
433
2017-10-27_06.37.53
Loading...

BuktiPers.Com – Simalungun (Sumut)

Sebutan JR yang kerap diartikan “Jalan Rusak” ternyata menjadi beban tanggungjawab bagi Pemkab Simalungun khususnya Bupati JR Saragih. Mengingat luas dan panjang ruas jalan di Kabupaten Simalungun yang cukup besar sehingga membutuhkan dana maupun anggaran yang tidak sedikit.

Jika menilik taksiran dana yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan dimaksud, Pemkab dalam hal ini Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun harus menyediakan sekitar Rp 2 Triliun. Sementara anggaran dari APBD Simalungun untuk Dinas PU hanya berkisar Rp 200 M untuk per tahunnya.

Hal tersebut dikatakan Kadis PU dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun, Ir. Benny Saragih, Kamis (26/10/2017) di ruang kerjanya. Menurut Benny, jika hanya mengandalkan anggaran pada Dinas yang saat ini dipimpinnya, maka pembangunan infrastruktur jalan akan kelar dalam kurun waktu 10 tahun.

Ditambahkannya bahwa hal tersebut tentu tidak otomatis menyelesaikan permasalahan jalan rusak di Simalungun karena jalan yang dibangun lebih awal kemungkinan sudah mengalami kerusakan sebelum 10 tahun.

Untuk itu, Benny sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Simalungun dalam mengajukan pinjaman ke PT. SMI (Sarana Multi Infrastruktur) sebesar Rp 350 miliyar yang nantinya digunakan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan. Sehingga seperti pernah disebutnya “Masalah jalan di Simalungun 2017 tuntas” akan tergenapi.

Dikatakan Benny, dana Rp 350 M tentunya tidak cukup untuk membangun sekitar 1000 km jalan di Simalungun. Namun peruntukannya akan diutamakan pada pembangunan jalan-jalan strategis, seperti jalan Siantar-Sidamanik, jalan Dolok Pardamean-Purba, jalan Tanah Jawa-Bosar Maligas, dan lainnya.

“Dana Rp 350 M tentunya tidak cukup, namun akan kita utamakan membangun jalan-jalan strategis,” ujar Benny. (01/Red)

Loading...