Polemik Senjata, DPR: Bakal Gelar Rapat Gabungan Komisi I dan Komisi III

0
181
IMG_20171004_114149

BuktiPers.Com – Jakarta (DKI)

Anggota Komisi III DPR RI Syariffudin Suding mengatakan bahwa komisi bidang hukum sudah melakukan koordinasi dengan komisi I DPR untuk menggelar rapat gabungan.

Hal ini diungkapkannya menanggapi permasalahan impor 5000 pucuk senjata. Rapat gabungan tersebut dalam rangka menyelesaikan polemik soal pengadaan senjata api yang dilakukan Brimob Polri yang saat ini masih tertahan di bandara Soekarno Hatta.

“Memang Komisi III sudah koordinasi juga dengan Komisi I karena bagaimana kalau misalnya ada rapat gabungan Komisi I dan Komisi III kami hadirkan pihak Polri dan TNI supaya polemik pengadaan bisa berakhir tidak menjadi perdebatan di publik,” kata Suding di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (3/10/2017).

Menurutnya, dalam rapat gabungan nanti akan didalami proses pengadaan hingga bagaimana dengan jenis senjata yang diimpor Polri.

“Apakah itu dalam konteks untuk masalah penjagaan seperti apa, apakah senjata itu masuk kategori senjata tempur dan sebagainya. Saya kira banyak hal yang nanti akan dikonfirmasi ke pihak kepolisian dan TNI,” ujarnya.

Namun ia sendiri belum dapat memastikan kapan rapat tersebut akan digelar.

“Ini sementara ada kemungkinan pembicaraan lanjutan komisi I dan III untuk membicarakan apakah ini bisa kita lakukan rapat gabungan karena hal seperti ini biasa kita lakukan ketika terjadi lintas institusi yang tidak bermitra dengan alat kelengkapan dewan komisi III,” pungkasnya.

Terkait impor senjata yang sempat tertahan di Bandara Soekarno Hatta memang menyita perhatian publik. Dan oleh karenanya DPR RI sebaiknya segera ambil langkah agar polemik tersebut tidak terulang kembali. (Frans Samosir/Red)