Polres Simalungun Ringkus 2 DPO

0
489
IMG_20170606_110705
Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan SIK MH saat memberikan keterangan

Bukti Pers.com, SIANTARĀ – Kepemimpinan Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, SIK, MH melalui Satuan Reserse Narkoba kembali berhasil meringkus 6 (enam) orang komplotan jaringan Narkoba antar daerah Simalungun – Batubara dari tempat (lokasi) yang berbeda, Minggu (4/6).

AKBP Marudut Liberty Panjaitan, SIK, MH mengungkapkan bahwa 2 dari 6 pelaku yang diringkus termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Simalungun.

“Kedua DPO Polres Simalungun yang berhasil diringku yakni Irwansyah alias Iwan Keling dibuktikan dengan surat Nomor : DPO/84//V/2017/Narkoba pada tanggal 30 Mei 2017 dan Supriadi alias Peang dengan Nomor : DPO/69/IV/2017/Narkoba pada tanggal 16 April 2017.

Penangkapan ke 6 pelaku berikut dengan barang bukti (BB) sebanyak 168 butir pil Ekstasi turut diamankan petugas,” kata AKBP Maruli Liberty Panjaitan SIK MH saat memimpin Press Release di Kantor Sat Lantas, Jalan Asahan Kota Pematangsiantar, Selasa (6/6).

Sebelumnya, Jajaran Polres Simalungun telah menangkap DPO kasus Narkotika atas nama Budi Tarigan dan Paung.

Jaringan pelaku narkotika tersebut berhasil diungkap, berawal saat Supriadi alias Peang (DPO) berhasil ditangkap di Perdagangan, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. Turut diamankan BB berupa 1 (satu) bungkus klip kecil diduga berisi Narkotika jenis Sabu, 3 plastik klip kecil kosong, 4 pipet, 1 buah mancis, 1 unit Handphone merk Samsung warna hitam dan 1 unit sepeda motor SMASH warna hitam.

Setelah pelaku diamankan petugas, ternyata pelaku ditelephone oleh seorang bernama Ijun. Dari pembicaraan mereka, Ijun menawarkan Pil Ekstasi kepada Peang.

“Ijun ini merupakan salah seorang Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Labuhan Ruku yang terletak di Kabupaten Batu Bara,” ucap Kapolres.

Masih kata Kapolres, saat komunikasi via telephon (Hp), Peang mengatakan hanya mempunyai uang Rp. 2.300.000.- dan selanjutnya menyuruh Ijun mengantarkan barang ke rumahnya. Melalui telephon, Ijun menyanggupi dengan mengatakan akan ada yang mengantarkannya dan apabila barang sudah laku, uangnya diantarkan saja ke rumah Eten yang berada di Dusun 1 Mangkai Baru Kabupaten Batubara.

Selesai pembicaraan, Petugas masih tetap melakukan pengintaian. Dan tidak butuh waktu lama, datang 2 orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor.

Saat kedua orang tersebut diamankan petugas, ditemukan barang bukti sebanyak 148 butir pil ekstasi yang disimpan dalam kantong jeketnya. Diketahui kedua orang itu, Baharuddin Damanik dan Rudi Syahputra.

Pasca pelaku diamankan, penyelidikan dilanjutkan ke rumah Eten yang berada di Dusun 1 Mangkai Baru Kabupaten Batubara. Sesampainya di rumah Eten, petugas melakukan penggerebekan dan menemukan Eten dan Irwansyah alias Irwan Keling. Saat penggerebekan turut diamankan barang bukti dari dalam dapur rumah Eten berupa 20 butir pil ekstasi.

Petugas juga memeriksa sepeda motor Irwansyah dan ditemukan kaca pireks, 1 buah pipa air didalamnya, 1 buah kaca pireks dibalut tissue dan 1 buah bong.

Atas perbuatan para pelaku, Menurut Kapolres Simalungun, dikenakan dengan Pasal 114 ayat (1) subs Pasal 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. (JFH)