Polres Tanah Karo Release Penanganan Sejumlah Kejahatan Di Wilayah Hukumnya

0
392
IMG-20180115-WA0092
Loading...

Buktipers.com -Tanah Karo (Sumut)

Pelarian Dionysius Nababan alias Supriyanto (24) warga Kabanjahe berakhir sudah setelah menghilangkan jejak semenjak tewasnya Tua Parningotan Siboro (22) warga Desa Sumbul Pegagan Kecamatan Sumbul Kabupaten Dairi setelah tubuhnya mengalami luka akibat ditikam senjata tajam yang dilakukan oleh Dionsyus dan kini dirinya menghinap di balik jeruji POlres Karo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Peristiwa yang terjadi pada hari Minggu (17/12/2017) sekira jam 12:00 wib lalu di Jalan Pahlawan Ujung Kelurahan Gung Negeri Kecamatan Kabanjahe  dimana korban  ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa didepan rumah warga.

Berkisar satu bulan lamanya tersangka melarikan diri, sehingga Polres Tanah karo langsung melakukan penyelidikan  dan kerjasama dengan Polres Jambi untuk melacak keberadan tersangka,karena menurut informasi tersangka berada di Jambi.

“Setelah diketahui keberadaannya, Polres Karo dan Polres Jambi langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka ke lokasi pedalaman Jambi dan berhasil menangkapnya ketika sedang bersama warga suku pedalaman tersebut, Selasa (9/1/2018) dan langsung memboyongmya ke Polres Karo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu,SiK  didampingi Kasat Reskrim AKP Ras Maju Tarigan, Kasat Res Narkoba AKP Sopar Budiman dan kasub Bag Humas AKP Marwan  mengatakan kepada wartawan  ketika melakukan pres release kasus narkoba, perjudian, Curanmor dan kasus Pembunuhan di depan Ruangan Eksekutif Mapolres Tanah Karo, Senin (15/1/2018) sekira jam 10.30 Wib.

Dalam press Release tersebut, Kapolres Tanah Karo memaparkan lima  kasus dan menghadirkan kelima  tersangka pada kasusnya masing-masing, diantaranya kasus pembunuhan berencana terhadap Tua Parningotan Siboro yang dilakukan oleh tersangka Dionisius Supriyanto Nababan pada (17/12/2018) lalu di Jalan Pahlawan Ujung Kelurahan Gung Negeri Kec. Kabanjahe dengan nomor LP/952/XII/2017/SU/RES. T. KARO.

Kasus kedua Pencurian Sepeda motor yang dilakukan oleh Fery Halomoan Panjaitan pada (15/1)dan korbannya Irvan Efendy Ginting  di halaman GSRI Jalan Veteran Kabanjahe,nomor LP/ 29 /I/2018/SU/RES. T. KARO.

Kasus ketiga penangkapan terkait kasus perjudian togel malam terhadap M. Hermawanta Sebayang  yang terjadi pada Minggu (8/1) tepatnya di Jalan Abdi Kelurahan Gundaling 1 Kecamatan  Berastagi, dengan nomor LP/12/I/2018/SU/RES. T. Karo    

Begitu juga penangkapan terhadap  Togar Ramadhan pelaku kepemilikan jenis sabu pada Minggu (8/1) di Jalan Irian Kelurahan Lau Cimba Kecamatan Kabanjahe dengan BB 49 paket kecil sabu-sabu seberat 4,86 gran dan uang tunai Rp. 450.000. Nomor LP/15/I/2018/SU/RES. T. KARO.

Selanjutnya,Rodiato Bangun yang ditangkap di Jalan Udara Gang Rukun Kelurahan Gundalong 2 Kecamatan . Berastagi (22/12)lalu dengan barang bukti 8 paket kecil sabu-sabu seberat 78,84 gram, 4,82 gram ganja kering, beserta 1 timbangan elektrik Merek Digital Skale, nomor LP/963/XII/2017/SU/RES. T. KARO.

“Saya sudah menyampaikan kepada Kasat Reskrim maupun Narkoba juga terhadap penyidik dan penyelidik agar terus melakukan pendalaman sebelum di lakukan tindakan penangkapan. Karena sudah kita ketahui bersama bahwa narkotika masuk kategori gawat darurat,” ujar Kapolres.

Benny menambahkan bahwa pihaknya bisa lebih intens dalam menangani tindak pidana dan juga dirinya sangat mengapresiasi mediasi dari jajaran Reskrim Tanah Karo karena dalam waktu 2 minggu sudah bisa menyelesaikan kasus pembunuhan berencana. 

Kapolres meminta kepada insan pers untuk bersinergi dengan Polri guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Karo. “Jauhi dan tolong ciptakan pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing agar tidak terkontaminasi oleh narkoba dan perjudian,”katanya.

Lebih lanjut dikatakannya,pengakuan dari Dionysius Nababan ,bahwa dirinya nekat menikam korban hin gga meninggal dunia dikarnakan batere mobil oreang btua tersangka hilang dan mencurigai korbannya.Ketika ditanyakan pelaku,korban membantah dan tidak mengakuinya sehingga tersangka nekat menikamnya.

Setelah itu pelaku ;angsung menghilang dan akhirnya berhasil ditangkap di Jambi”Penagkapan tersangka kelokasi berkisat tiga jam lamanya dalam perjalanan dan harus mnenggunakan sepeda motor  untuk menuju pedalaman jambi ,dia bersama suku pedalaman di daerah jambi selama ini ,kini tersangka sudah masuk sel”Ujarnya (Ring)

Loading...