Polsek Pedamaran Timur Amankan Dua Tersangka Pencurian Dengan Kekerasan

0
55
Loading...

Buktipers.com – Kayu Agung (Sumsel)

Dua tersangka tindak pidana dengan pencurian kekerasan (Curas) yakni, Deri Irawan (22) dan Novran (23) keduanya warga Desa Kayulabu Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berhasil diringkus oleh jajaran Polsek Pedamaran Timur.

Informasi yang dihimpun, Selasa (19/6/2018) mengatakan, kedua tersangka tersebut ditangkap lantaran melakukan aksi terhadap korbannya Ferawati dan Jamaludin dengan menggunakan sebilah golok di jalan Desa Pancawarna Pedamaran Timur, pukul 12.00, Senin (18/6/2018) siang.

Saat itu, kedua tersangka berboncengan menggunakan sepeda motor mengejar dan memepet korban yang juga berboncengan, sehingga sepeda motor korban terbalik. Lalu kedua tersangka mengancam menggunakan golok agar korban menyerahkan barang berharga mereka. Dari ancaman tersebut korba menyerahkan uang Rp 200 ribu.

Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH melalui Kapolsek Pedamaran Timur Ipda Panca Mega Surya SH saat dikonfirmasi, Selasa (19/6/2018) mengatakan, setelah mendapat laporan, Senin (18/6/2018), lalu malamnya keberadaan tersangka diketahui.

“Lalu tim Polsek Pedamaran Timur bersama masyarakat mencari tersangka. Dan pukul 23.00, 1 orang tersangka bernama Deri berhasil ditangkap, sementara rekannya masih dalam pencarian di kediamannya.

Selanjutnya, kata Panca tersangka Deri yang berhasil ditangkap langsung dibawa ke Mapolsek Pedamaran Timur untuk diproses lebih lanjut dengan barang bukti 1  bilah senjata tajam jenis golok berikut 1 unit sepeda motor Honda Revo warna hitam diamankan.

“Namun tak berapa lama, atas bantuan Pemerintah Desa Kayulabu dan masyarakat setempat, diketahuilah keberadaan temannya. Ternyata sedang berada di Dusun Senasi Desa Kayulabu,” ungkap Panca seraya menyebutkan Novran juga diamankan tanpa perlawanan. 

Sementara itu, tersangka Deri mengakui perbuatannya bersama rekannya Novran dan duit yang diambil dari korban dibelikan minuman dan makan.

“Ya kami berdua melakukan perampasan. Karena kami hilaf dan tak ada duit untuk beli rokok dan minum,” tandasnya. (Man/oki/red).

Loading...