Proyek Peningkatan Jalan Pangguran – Lumban Sihombing Diduga Asal Jadi

0
160
IMG-20180122-WA0004
Loading...

BuktiPers.com – Samosir (Sumut)

Proyek Peningkatan jalan Pangururan – Lumban Sihombing yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2017 APBD Kabupaten Samosir dengan Pagu Anggaran Puluhan Miliiar rupiah yang berada di Kecamatan Ronggur Nihuta, Parmonangan yang menghubungkan Kecamatan Simanindo dikerjakan asal Jadi / Amburadul.

Melihat hal ini akhirnya Ama Ika Sinaga yang ditemui Wartawan Bukti Pers baru-baru inu dilapangan mewakili warga Desa Parmonangan merasa sangat kecewa atas tindak tanduk pihak kontraktor yang tampak setengah hati dalam melaksanakan kegiatan pengerjaan Peningkatan Jalan yang sudah puluhan tahun diidamkan masyarakat setempat.

Dimana kegiatan ini semestinya sudah selesai pada bulan Desember 2017 lalu  dengan waktu masa kerja yang sudah lewat . Namun hingga kini diberikan adendum waktu tahun anggaran berjalan hingga 50 hari kelender dengan dibebankannya denda perhari ,  bila dinilai progres kerja fisik hanya mencapai sekitar 50 %.

Melihat fakta dilapangan dinilai ini akan mengalami putus kontrak yang akan mengakibatkan akses infrastruktur jalan dari Ronggur nihuta akan tetap terkendala, kata Ama Ika Sinaga dengan nada kesal .

Sementara Ketika hal ini dikonfirmasi Wartawan Bukti Pers dihari yang sama pada Wakil ketua DPRD Samosir Jonner Simbolon yang ketepatan berada di kecamatan Ronggur nihuta di lingkungan Proyek Peningkatan Jalan tersebut mengatakan bahwa dia merasa sangat kecewa atas hasil pekerjaan kontraktornya hingga saat ini belum selesai,kita perkirakan kwalitas pekerjaan kurang baik sesuai hasil sidak lapangan baru-baru ini, sebagai contoh kecil saja , baru dikerjakan Hotmix sudah tambal sulam,tutur Jonner Simbolon.

Juga dia menambahkan malah sudah langsung melakukan tegoran kepada pihak Dinas terkait agar dilakukan perbaikan dan sesegera mungkin dikerjakan dengan waktu yang tersisa , sehingga tidak terjadi putus kontrak,ujar pak wakil ketua DPRD Samosir ini .

Sebelumnya kepala Inspektorat Kabupaten Samosir Waston Simbolon ketika dikonfirmasi wartawan  diruang kerjanya,mengatakan sesuai hasil tinjauan mereka dilapangan kegiatan ini masih tetap dikerjakan , kita lihatlah dulu hasilnya ,  singkat Waston .

Senada dengan laporan PUPR kab. Samosir tgl. 16 Oktober 2017 , no. 600/2006/DPUPR/X/2017 , ke LSM Cahaya Independen Nusantara ( CIN ) bahwa progres kegiatan pekerjaan Fisik telah mencapai  43,00 % , sampai pada bulan Oktober saat di terima LSM CIN surat dari PUPR kab. Samosir .

Jadi ini perlu di pertanyakan apakah sama sekali dibiarkan begitu saja tanpa dikerjakan dengan serius sehingga tak tercapai target kinerjanya , ujar Hotman Siagian selaku ketua DPP LSM CIN ketika di konfirmasi Bukti Pers hari Minggu  , 21Januari 2018 kediamannya. (Nanang Simatupang).

Loading...