Puluhan Anggota Keluarga ABK Mega Top Demo Basarnas.

0
196
IMG-20180213-WA0039
Loading...

Buktipers.com – Sibolga (Sumut)

Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi , S. Sos, MM Di minta para Keluarga ABK , mengganti Kakan Sar Medan Budiawan , S.Sos, yang diduga sudah mengabaikan pekerjaan dan mempermainkan nyawa manusia.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh para keluarga ABK, Senin (12 / 2 /2018) pada saat menunggu kedatangan kapal pompong yang membawa salah seorang Jenazah yang diduga ABK kapal KM. MeganTop III .

Para keluarga membentangkan spanduk sepanjang 5 meter sebagai bentuk luapan kekecewaan mereka terhadap kinerja Basarnas yang memintak agar Kakan Sar Medan Budiawan di ganti .

“ Kami sangat kecewa dengan kinerja Basarnas Sibolga , terlebih kepada Kakan Sar Medan Budiawan , karena itu semua tergantung perintahnya , kami meminta tolong kepada kepala Basarnas Republik Indonesia Marsekal Madya TNI Muhammad , S .Sos, MM mengganti Budiawan , dia sudah permaikan nyawa manusia” ungkap keluarga ABK,di lokasi.
Rasa kekecewaan dan kekesalan para keluaga tersebut diketahui , disebabkan Kapal KN SAR Nakula yang berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN ) pada Sabtu (9 / 2 /2018 ) beberapa hari lalu guna melakukan evakuasi jenazah yang di temukan nelayan di pulau Bunga Nias Utara , namun kapal tersebut berangkat dari Sibolga dan hanya bersandar di Pelabuhan Lahewa di Kabupaten Nias Utara Pulau Nias Sumatera Utara .

Yang akhirnya mengakibatkan kekecewaan para keluarga dan hanya menghabiskan uang negara .

“ Apa rupanya yg sudah mereka lakukan , hari Sabtu itu mereka berangkat mau menjemput mayat yang ditemukan nelayan , tapi apa. Mereka bersandar ajanya di pulau sana makan tudur. Bukan itu saja kekecewaan kami , sebelumnya juga kapal itu (Kn. Sar Nakula ) berangkat ke mencari kalau gak salah tanggal 14 / 1 lalu selama 10 hari mereka di laut, tetapi selama 10 hari itu juga , mereka tidak melakukan pencarian , mereka hanya bersandar di pelabuhan sana, karena kehabisan belanja mereka mungkin manyan pulang ke Sibolga , dengan wajah gagah berani seolah – olah mereka sudah melakukan pekerjaan meteka. Kami punya bukti semua, orang kami ada di pilau sana yang selalu memantau mereka di pelabuhan itu” ujar mereka (para keluarga ABK )

Keluarga berharap Kepala Basarnas Pusat dapat mengambil tindakan keras kepada Kakan Sar Medan Budiawan , agar kejadian seperti kejadian kapal Mega Top III tersebut tidak terulang .

“ Kami sangat berharap Basarnas Pusat bertindak tegas kepada Budiawan , ini masalah nyawa manusia, “Teriak mereka.(Job Purba)

Loading...