Rumah Adat Tua Peninggalan Datoe Sepuluh Dua, Dibiarkan Tidak Terurus

0
180

BuktiPers.Com – Deliserdang (Sumut)

Rumah adat yang tertua peninggalan Datoe Sepuluh Dua di Desa Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang dibiarkan pihak pemerintah dan tidak memperdulikan bangunan bersejarah tersebut hingga kayu dan dindingnya sudah terlihat lapuk.

Hal tersebut terungkap saat karang taruna provinsi dibawah kepengurusan ketua H.Solahuddin Nasution mendatangi tempat tersebut dan melakukan kerja bakti untuk membersihkan dan mengecetan serta mendirikan tugu karang taruna di halaman rumah. Solahuddin Nasution berharap dengan turunnya karang taruna membersihkan rumah tersebut dapat dilanjutkan oleh pemerintah daerah mulai kecamatan, kabupaten dan terlebih pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dan yang paling menyedihkan, saat reporter menemui warga bernama AL Asari yang mengaku kadus IV Desa Hamaran Perak, dimana tempat tersebut seringkali dijadikan bahan janji oleh setiap calon pemimpin seperti DPR, Bupati, Gubernur dan pemimpin lain yang dipilih oleh masyarakat tanpa merealisasikan janji tersebut hingga saat ini.

“Rumah bersejarah ini peninggalan Datoe sepuluh dua sering dijadikan bahan kampanye dan janji-janji sama masyrakat dan hingga saat ini tidak direalisasi sampai bangunan rumah tua ini lapuk dan tidak layak lagi. Dulu pernah Ramadan Pohan reses ketempat ini, tapi sampai sekarang tidak pernah terealisasi,” ujar AL Asari.

Dan masyarakat sekitar berharap dari pemerintah untuk menjaga dan melakukan pengrehapan pada bangunan tua serta bersejarah tersebut, karena sangat mendukung budaya bangunan rumah daerah tersebut. (Rs/Red)