Satpol PP Ketapang Akan Tindak Tegas Para Pengusaha Yang Melanggar Perda

0
284
IMG-20171222-WA0034
Loading...

Buktipers – Ketapang (Kalbar)

Kasatpol PP Pemkab Ketapang Edy Junaidi akan menindak tegas para pedagang kaki lima yang melanggar tatip dalam berjualan dan cafe-cafe yang melanggar batas waktu yang telah ditetapkan.

Hal ini diungkapkan Edy saat dikonfirmasi di lapangan, Jumat (22/12/2017)

“Sesuai dengan Perda No.2 tahun 2004, dan keputusan rapat bersama kasad alantas Polres Ketapang.
Kita akan lakukan penertiban pada jam 3 sore nanti guna memberikan keindahan kota Ketapang .

Kalaupun anjuran kita tidak diindahkan kita akan lakukan tindakan tegas termasuk juga bagi toko-toko yang ada di Jalan DI Penjaitan yang menutup drenase serta merubah trotoar termasuk hotel Ansana Nevada yang bangunya juga memakan badan jalan serta daeler motor Astra yang juga mengubah trotoar, tentu dalam semua itu sudah ada aturan yang mengaturnya’ Jelas Edy

Edy juga menambahkan pihaknya akan melakukan penindakan tegas sesuai dengan Perda.

“Meskipun itu punya oknom petugas, kita akan lakukan tindakan tegas dan tidak ada toleransi,siapapun dan kita akan koordinasikan dengan atasan mereka agar memberikan tindakan kepada oknum tersebut. Hal ini dilakukan demi kenyamanan dan rasa aman pengguna jalan makanya Kita memandang perlu di tertibkan, sesuai dengan Perda yang telah di atur oleh pemerintah daerah kabupaten Ketapang” Jelasny.

Selain itu Junaidi memambahkan pihaknya juga akan menindak pengusaha cafe yang membuka usahanya sampai batas waktu yang telah ditetapkan dan juga cafe yang memutar musik kuat-kuat hingga memggangu pengguna jalan. Dimana kita akan menyegel dan menutup cafe tersebut secara permanen

Di tambahkan nya juga Seperti masyarakat Ketapang yang sering membuang sampah di jalan lingkar kota ataupun bukan pada tempatnya akan kita berikan sangsi tegas dan akan kita denda.
Dalam hal ini juga di sampaikan oleh Junaidi ,bahwa seperti PLN yang menebang pohon sembarangan saya ambil sensornya ,karna tanaman di tepi jalan itu gunanya untuk perundangan kota Ketapang ,jangan asal tenang saja ,itu di bangun dengan menggunakan dana APND, karna menebang pohon yang dipinggir jalan itu harus sesuai aturan bukan asal tenang.ketusnya (my/.ras)

Loading...