Satres Narkoba Polres Simalungun Amankan Prajurit Kodim Nias

0
123
IMG-20180117-WA0081

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Polres Simalungun melalui Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun menggagalkan peredaran narkotika yang sasarannya masyarakat yang berada diwilayah hukum Polres simalungun.

Kali ini Satnarkoba berhasil mengamankan beberapa orang pelaku tindak pidana narkoba masing-masing Syafii (45) warga, Jl Pesantren Darusallam kelurahan Martoba Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematang Siantar, Rio Tambunan(30), Budhi (38) yang bertugas sebagai anggota kesatuan Kodim Nias, Ayu (22), Anggiat Sembiring (18) dan Cellin (24).

Personil Polres Simalungun melakukan penangkapan awal  dijalan Asahan km 2 kelurahan Siantar Estate Kec. Siantar Kab. simalungun (simpang Jalan Bas) , Selasa (16/1/2018) sekira pukul 09.00 WIB, dan dari hasil pengembangan dijalan Kasat No 8A kel. Bukit Sofa Kecamatan Siantar Sitalasari kota Pematang Siantar, sekira pukul 16.00 WIB.

Dari penangkapan tersebut satuan narkoba polres simalungun ikut mengamankan berupa: 2 bungkus plastik klip sedang yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 bungkus plastik klip kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 bungkus koran sedang yang diduga berisikan narkotika jenis ganja,1 buah kaca pirex yang berisikan diduga sisa narkotika jenis sabu, 1 set alat isap sabu (bong), 1 buah mancis dengan jarum, 3 unit Handphone dan 2 unit kendaraan sepeda motor.

Berikut kronologis penangkapan penyalahgunaan narkotika tersebut oleh satuan narkoba polres simalungun, Pada hari selasa 15 Januari 2018 sekira pukul 08.00 WIB saksi mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasanya ada pengedar narkotika jenis sabu.Selanjutnya sekira pukul 08.30 wib salah satu anggota satuan narkoba melakukan penyamaran dengan cara melakukan pembelian secara terselubung (Under cover buy)  yang mana sebelumnya sasaran yang dicurigai nomor handphonenya sudah diketahui. Selanjutnya sekira pukul 09.00 wib saksi yg melakukan penyamaran menghubungi handphone pelaku yg dicurigai dan memesan narkotika jenis sabu seharga Rp. 500.000 tanpa ada rasa curiga, sasaran tersebut menerima pesanan saksi dan saksi mengajak bertemu di TKP jalan asahan km 2 kec siantar kab simalungun tepatnya disimpang perumahan bas untuk melakukan transaksi. Tanpa menunggu lama saksi yg melakukan penyamaran langsung berangkat ke lokasi kemudian pelapor dan saksi lainnya langsung berpencar dan melakukan pengendapan  tidak jauh dari lokasi yg ditentukan. Tidak lama kemudian sasaran datang dan menghampiri saksi yg melakukan penyamaran dan melakukan transaksi dan pada saat itu juga saski langsung melakukan penangkapan dengan dibantu oleh saksi lainnya yg melakukan pengendapan disekitar lokasi. Selanjutnya pelapor dan saksi langsung mengamankan sasaran yaitu seorang laki laki dewasa namun pada saat dilakukan penangkapan terhadap laki laki tersebut melakukan perlawanan dan pada saat itu juga ianya ada membuang sesuatu dengan menggunakan tangan kanan dan setelah dicek yang dibuang oleh laki laki tersebut adalah 1 buah plastik klip sedang yang diduga berisikan narkotika jenis sabu. Dilakukan interogasi terhadap tersangka ianya mengaku bernama Syafii. Kemudian dilakukan kembali introgasi terhadap tersangka, “darimana” pelaku tersebut memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dan ia mengaku mendapatkannya dari seorang laki laki yang bernama Rio Tambun yang rumahnya di jalan kasad No 8A kelurahan bukit sofa kecamatan sitalasari kota Pematangsiantar dan dilakukan pengejaran terhadap Rio.

Selanjutnya pelapor dan saksi langsung menuju kerumah Rio dan melakukan penggerebekan dan ditemukan 3 orang laki laki dewasa, 2 orang perempuan dewasa, selanjutnya saksi memanggil RT untuk melakukan penggeledahan dirumah Rio, saksi melakukan penggeledahan di kamar salah satu laki laki dewasa yang dirinya mengaku seorang anggota TNI bernama Budhi yang bertugas di Kodim Nias,selanjutnya pada saat melakukan penggeledahan saksi menemukan 1 bungkus plastik klip kecil yang diduga berisikan narkotika jenis sabu, 1 bungkus koran sedang yang diduga berisikan narkotika jenis ganja, 1 buah kaca pirex yang berisikan diduga sisa narkotika jenis sabu, 1 set alat isap sabu (bong), 1 buah mancis dengan jarum, 3 unit handphone, selanjutnya saksi melakukan penggeledahan di dalam rumah Rio dan saksi menemukan 1 bungkus plastik klip sedang yang diduga berisikan narkotika jenis sabu diatas meja dibawah taplak meja, dan selanjutnya saksi menemukan 3 bungkus plastik klip besar berisi plastik klip sedang kosong, 8 buah pipet, 1 buah mancis di dalam laci meja tersebut dan selanjutnya saksi menemukan 8 buah pipet, 2 buah atm bri, 1 buah atm bca, 1 buah atm bni, 1 buah atm sinar mas, 1 buah kartu alfamidi, 1 buah atm an.RIO, 1 buah sim A an.RIO, 1 buah buku tulis, 1 unit hp dari dalam kamar RIO, dan AKP M S RITONGA, SH selaku Kasat Narkoba Polres Simalungun melaporkan kejadian Tersebut ke  Kapolres Simalungun AKBP M LIBERTI PANJAITAN SIK, MH bahwasanya salah satu yg diamankan merupakan anggota TNI yang bernama Budhi, lalu Kapolres Simalungun menghubungi Denpom, tidak lama kemudian datang seorang laki laki dewasa yang mengaku dari intel Denpom bernama Fedri dan selanjutnya disusul 2 orang anggota Denpom berpakaian dinas dan 1 orang anggota TNI dari Koramil setempat, selanjutnya pihak dari TNI melakukan kordinasi dengan Kasat Narkoba untuk anggota TNI beserta barang bukti dan 1 orang perempuan dewasa yang berinisial CL (20thn) diserahkan ke pihak Denpom Pematangsiantar untuk dilakukan Pemeriksaan Dan kemudian Pihak Denpom akan menyerahkan kembali kedua orang tersebut ke Sat Narkoba apabila telah selesai diambil keterangannya Dan selanjutnya 2 orang laki laki dewasa lainya (RIO dan ANGGIAT), 1 orang perempuan dewasa (AYU) beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke mako sat narkoba polres simalungun untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.(Rs/red)