Simpang Siur Tanggung Jawab Proyek Bermasalah

0
240
IMG-20180122-WA0084

Buktipers.com – Malang (Jatim)

Proyek gorong-gorong warga di kelurahan Madyopuro kecamatan Kedungkandang, masih menyisakan tanda tanya besar, tentang pertanggung jawaban atas jebolnya proyek gorong-gorong tersebut.

Saat team buktipres mengklarifikasi masalah ini langsung kepada lurah Madyopuro Triono hari ini 22/01/2018 di kantornya,dia mengatakan ” tidak ada laporan tentang keluhan warga di daerah situ, dan saya lurah baru baru mulai Mei 2017 kemarin saya menjabat, jadi mungkin itu waktu lurahnya masih Pak Noorhadi”.ungkapnya.

Sementara saat team buktipres mendatangi pak Noorhadi mantan lurah Madyopuro, yang nota bene saat ini menjadi lurah Klojen kecamatan Klojen kota Malang di kantornya beliau menyatakan ” saya menjabat dari bulan mei 2016- Mei 2017, jadi kalau proyek itu di ajukan melalui MUSRENBANGKEL memang waktu saya menjabat, tapi pelaksanaannya kan bulan November sampai Desember, pada saat itu saya sudah tidak menjabat di situ, tapi sudah di kelurahan sini (kelurahan Klojen)”.

Lanjutnya ” mestinya kalau proyek itu di realisasikan dan usulan dari MUSRENBANGKEL, secara prosedural kelurahan pasti di beritahu lah, tidak mungkin tidak ada surat pemberitahuan dari DPU dan kelurahan bilang ngak tahu”. terangnya.

Melihat hasil observasi langsung, yang kami lakukan terlihat ada saling lempar tanggung jawab dan hal-hal yang di tutupi oleh pihak kelurahan Madyopuro kota Malang, dengan alasan tidak ada laporan dari warga, bahkan lurahnya pun mengatakan tidak tau lokasi proyek.
Tapi yang menjadi aneh saat kami kemudian selesai mengklarifikasi ini pada lurah yang lama pak Noorhadi dan memastikan bahwa pasti ada pemberitahuan, pada pihak kelurahan apabila proyek akan di laksanakan, baru lurah yang Triono menjawab sudah menerima surat pemberitahuan dari PU.
Dari kiriman pesan WA team buktipres kepada lurah Triono, terlihat jelas dia terkesan cuci tangan dan tidak mau bertanggung jawab dengan mengarahkan kami ke dinas PU.

Begitu pula saat kami mendatangi kantor Dinas PU di jalan Bingkil kota Malang, pihak PU terkesan menghindar.
seorang staf dari Ir.Hadi Santoso kepala Dinas PU ( pekerjaan umum), mengantakan “Bapak kepala dinas sedang rapat interinternal.” Saat kami tanya jam berapa selesa dan berapa nomer pak kepala dinas, dia bilang ” ngak tau”.
Begitu pula saat kami mendatangi ruang Kabid SDA ( sumber daya air ) para staf dari Bambang Nugroho juga mengatakan ” hari ini bapak libur dan no telpon nya kami tidak tau “.ucap staf nya (hermin/red)