Soal Proyek Pembangunan BPKAD, ULP Pemkab Labuhanbatu Diduga “Kongkalikong”

0
115
IMG-20180130-WA0029
Loading...

Buktipers.com – Labuhanbatu (Sumut)

Terkait soal proyek pembangunan gedung kantor Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) terungkap bahwa proses lelang proyek tersebut tidak sesuai dengan aturan.Sebab,Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Kabupaten (ULP PEMKAB) Labuhanbatu tidak memenuhi syarat dalam proses lelang tender proyek.

Dalam Lembaran Dokumen Pengadaan (LDP) proyek pembangunan BPKAD Labuhanbatu No.0551/ULP/P.V/2017 tanggal 25 Agustus 2017 ULP tidak melampirkan jumlah nominal jaminan penawaran dan tidak tercantumnya masa berlaku jaminan penawaran sehingga tidak sesuai dengan Perpres No 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang jasa Pemerintah beserta perubahannya.

Direktur PT.Putra Gamak Buyung,salah satu peserta tender proyek pembangunan BPKAD mengatakan bahwa pihaknya telah melayangkan sanggahan namun tidak dijawab ULP.Buyung juga menegaskan seharusnya ULP Pemkab Labuhanbatu melakukan tender ulang proyek tersebut.

“Dalam proses tender proyek pembangunan BPKAD Labuhanbatu banyak ditemukan menyalahi aturan.Ada apa di ULP Pemkab Labuhanbatu?”tanya Buyung mengerutkan dahinya merasa bingung.

Ketua ULP Pemkab Labuhanbatu Supriono saat ditemui di kediamannya beberapa waktu lalu guna meminta penjelasan terpaku tidak mampu untuk memberikan keterangan.(dha)

Loading...