Terindikasi Korupsi, LSM PPKDI Laporkan Pekerjaan Ruas Jalan Di Gunungsitoli Selatan

0
323
IMG-20171209-WA0039

BuktiPers.Com – Gunungsitoli ( Sumut )

Pekerjaan ruas jalan Tetehosi Ombalata Kecamatan Gunungsitoli Selatan ke Desa Gada Kecamatan Gunungsitoli Barat yang di kelolah oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Gunungsitoli yang dikerjakan oleh
CV . MEGA NATASIA/ PANIEL ZEBUA Wakik Direkktur VIII, Sumber Dana : Dak IPD TA.2016, di sinyalir sarat korupsi,

Hal ini diungkapkan oleh beberapa Elemen Masyarakat yang menyatakan dirinya sebagai pemanfaat dari pembangunan jalan tersebut kepada media ini di tempat lokasi pekerjaan, Sabtu (9/12/2017) mengatakan
bahwa pembangunan ruas jalan Tetehosi Ombalata Kecamatan Gunungsitoli Selatan menuju Desa Gada Kecamatan Gunungsitoli Barat tersebut ada dugaan komporasi antara rekanan dan pengelolanya dan patut diduga kuat hanya memperkaya diri, karena pekerjaanya baru beberapa bulan siap dikerjakan namun sudah rusak.

Ditempat yang berbeda, ketika dimintai tanggapan Ketua Umum LSM PPKDI (Pemantau Pembangunan Dan Korupsi Diskriminasi Indonesia) Sukirman Zai, SE, tentang pelaksanan pekerjaan jalan dimaksud pihaknya mengatakan bahwa pembangunan ruas jalan Ombalatan (Kecamatan Gunungsitoli Selatan)- (Desa Gada Gunungsitoli Barat ) yang dikerjakan oleh CV. MEGANATASIA yang bersumber dari DAK IPD TA. 2016 disinyalir kuat ada kerugian Negara, tuturnya.

Lanjutnya Sukirman mengatakan bahwa pada beberapa bulan yang lalu pekerjaan pembangunan ruas jalan yang dimaksud. Pihaknya telah melaporkan kepada Bapak Kapolres Nias untuk diturunkan Tim Ahli untuk melakukan Pemeriksaan Audit tentang pekerjaan pembangunan ruas jalan yang dimaksud karena diduga kuat ada indikasi korupsi dan ada kerugian negara, terangnya

Lebih lanjut sukirman menjelaskan bahwa berdasarkan surat tanggapan dari Polres Nias Nomor B/1094/X/RES.3.5/2017 Reskrim tanggal 03 Oktober 2017, sehubungan hasil kordinasinya serta hasil pemeriksaan APIP Kota Gunungsitoli atau Hasil pemeriksaan Audit Inspektorat Kota Gunungsitoli pada pekerjaan Pembangunan tersebut mengatakan bahwa dalam kegiatan pekerjaan itu tidak ada kerugian Negara, namun pihaknya Sukirman Zai sebagai Ketua Umum LSM PPKDI mengatakan bahwa Hasil pemeriksaan Inspektorat Kota Gunungsitoli pada pekerjaan tersebut tidak menyakinkan atau sangat tidak dipercaya karena alasannya sebagai berikut:

1.Tim pemeriksa dari APIP atau pegawai Inspektorat Kota Gunungsitoli adalah Eka Kurniawan Harefa, ST.MSi. adalah awalnya Tim PHO pada kegiatan tersebut di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Gunungsitoli dan kemudian Eka Kurniawan Harefa, ST.MSi dipindah tugaskan pada Inspektorat Kota Gunungsitoli sebagai IRBAN, sebagai Tim APIP pada pemeriksaan kegiatan pekerjaan jalan tersebut diatas, sehingga tidak masuk akal bahwa Eka Kurniawan Harefa, ST. Msi. melakukan pemeriksaan serta melakukan Audit pada kegiatannya itu sendiri.

2. Pegawai Inspektorat kota adalah bagian dari Pemerintahan kota gunungsitoli, wajar saja membela Institusinya sendiri, ucapnya.

Harapan Masyarakat setempat, pemanfaat dari pekerjaan pembangunan jalan tersebut beserta Ketua Umum LSM PPKDI (Pemantau Pembangunan Dan Korupsi, Diskriminasi Indonesia) Sukirman Zai, SE. Memohon kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara, Bapak DirReskrimsus Polda Sumatera Utara dan kepada Bapak Kapokres Nias agar menurunkan Tim Ahli / Tim Audit independen dari BPKP atau BPK RI supaya kerugian Negara pada pekerjaan pembangunan ruas jalan dari Tetehosi Ombalata (Kecamatan Gunungsitoli Selatan) ke Desa Gada Kecamatan Gunungsitoli Barat bisa terungkap, tegasnya. (Aro/Red)