Terkait Aksi Terorisme, Kapolda Kalbar Sebut Wilkumnya Dalam Keadaan Kondusif

0
72

BuktiPers.com – Pontianak (Kalbar)

Terkait aksi terorisme yang terjadi dalam beberapa hari ini di wilayah Indonesia seperti di Surabaya, Sumut dan Riau serta daerah lainnya, Kapolda Kalbar Irjen Pol Jenderal Didi Haryono menyebutkan wilayah hukum Polda Kalbar dalam keadaan kondusif.

Up

Hal ini diungkapkan Kapolda dalam siaran persnya, Rabu (16/5/2018) siang.

“Situasi Kamtibmas di jajaran Polda Kalbar masih kondusif dan tidak ada aksi terorisme. Namun demikian kita tetap selalu waspada terhadap kemungkinan yang bisa saja terjadi di belakangan hari. Atas dasar tersebut saya telah memerintahkan Kapolres / Kapolsek sejajaran tetap siaga satu” ujarnya.

Lebih lanjut pria dengan pangkat dua bintang di pundak ini menekankan tetap harus meningkatkan kewaspadaan apalagi menjelang Pilkada serentak 2018,

“Kita harus tetap bersatu, bersaudara dalam keberagaman bhineka tunggal ika, dalam suasana sinergitas kebersamaan, penuh kedamaian dan kerukunan” jelas Kapolda dalam rangka Kunker nya di Polres Landak

Lebih lanjut Kapolda menyebutkan Perkembangan kamtibmas, kekerasan kemanusiaan dan radikalisme secara psikologis menimbulkan dampak bagi kita semua. Kondisi kamtibmas Kalbar sampai saat ini masih kondusif, ini semua berkat kerja keras kita bersama menjaga kamtibmas dari bagian terkecil di lingkup kita yang berperan aktif dalam sispam swakarsa.

“Secara psikologis tentunya membawa dampak dikalbar, kita yang hadir disini pastinya menginginkan hal tersebut tidak terjadi diprovinsi yang kita cintai ini,” kata Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Kalimantan Barat terdiri dari multietnis yang kaya adat dan budaya yang menjadi ciri khas kita. Toleransi sangat kental di kalbar, terkenal sejak dulu baik dalam kegiatan keagamaan maupun budaya meskipun dalam multi keberagaman.

Upaya dalam menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif harus tetap kita jaga dan ditingkatkan.

“Situasi aman bukan karena ada yang jaga dan mengawasi, melainkan karena sistem dan manajemen komponen pendukungnya berjalan dengan baik”, ujarnya.

Ciptakan kondisi kamtibmas mulai lingkup terkecil dengan 4 cara, yakni: ‎giatkan kembali sispam swakarsa (siskamling) yang dimotori 3 pilar (Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa); manfaatkan 3 pilar sebagai Problem Solver dan jangan biarkan masalah kecil berlanjut; aktifkan kembali siskamling kepada masyarakat dan saling sharing informasi; dan ‎giatkan kembali sistem wajib lapor bagi warga baru.‎

“Jadikan Landak sebagai pelopor persatuan sehingga menjadi contoh bagi daerah lain. Landak sebagai wilayah yang sarat dengan perbedaan namun dapat menjadi wilayah yang paling aman, paling damai, paling elegan, paling toleran, serta paling tertib dan paling bermartabat,” ucapnya mengingatkan dan menekankan

Umat manusia pada dasarnya tidak ingin diganggu dan terganggu. seperti makan dan minum, keamanan adalah kebutuhan yang hakiki bagi setiap orang.

Untuk informasi, Kapolda Kalbar dan Kapolres Landak, AKBP Bowo Gede Imantio S.Ik MH. dengan tokoh-tokoh di Landak bertemu dan menggelar kegiatan dengan ‎Forkopimda, Tokoh Adat, dan masyarakat. (Humas/Bayu)